Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jelang Pergantian Tahun, Harga Sembako Banyak Yang Naik

Gambar berita
26 Desember 2021 (11:53)
Ekonomi
3897x Dilihat
0 Komentar
admin

Mendekati pergantian tahun baru 2022, sejumlah harga sembilan bahan pokok di beberapa pasar tradisional Pasuruan, mengalami kenaikan.

Kenaikan harga sembako ini terlihat pada telur, daging ayam, minyak goreng, cabai rawit dan tomat.

Di Pasar Bangil misalnya. Sofyan (39), salah seorang pedagang daging ayam mengaku menaikkan harga ayam boiler dari Rp 31 ribu menjadi Rp 38 ribu/kilogram.

Menurutnya, kenaikan tersebut sangat wajar. Mengingat jumlah permintaan daging yang semakin banyak, plus ditambah harga ayam yang juga ikutan naik.

"Wong harga ayam nya naik, ya mau gak mau saya naikkan juga. Apalagi semua orang nyari daging ayam setiap waktu," kata Sofyan sembari melayani pembeli di bedak miliknya, Minggu (26/12/2021) siang.

Sama halnya dengan harga telur ayam yang kenaikkanya cukup tajam, yakni dari Rp 21 ribu menjadi Rp 30 ribu per 1 kilogram. Begitu pula dengan minyak goreng curah yang ikutan naik dari Rp 15 ribu menjadi Rp 19 ribu.

Riyadin (43) salah seorang pedagang lainnya mengaku sudah merasakan kenaikan sejumlah bahan pokok sejak sepekan terakhir. Namun, lonjakan harga naik terjadi tidak sekaligus, melainkan secara bertahap. Kata dia, kenaikan harga yang paling dominan memang terjadi pada cabai rawit, yakni dari Rp 40 ribu menjadi Rp 100 ribu per satu kilogramnya.

Khusus harga cabai rawit, diakuinya mengalami kenaikan secara fantastis, lantaran panen cabai yang gagal akibat intensitas hujan yang sangat tinggi.

"Cuacanya ekstrim, karena habis panas langsung hujan deras. Nah hujan ini yang membuat cabai busuk sehingga para petani gagal panen, dampaknya harganya fantastis," tandasnya.

Terhadap kenaikan sejumlah harga sembako, Kepala Dinas Perindutsrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan, Diano Vella Fery mengatakan, kenaikan harga bahan pokok memang selalu terjadi saat momen Nataru. Hal itu juga tak lepas dari meningkatnya daya beli masyarakat. Sehingga membuat penawaran harga di pasaran naik. 

Hanya saja, ia meyakini, harga bahan pokok akan kembali normal setelah pergantian tahun.

"Sudah menjadi fenomena ketika menjelang hari raya atau pergantian tahun, harga-harga sembako pada naik semua. Ditambah lagi cuaca yang kurang bersahabat membuat banyak hasil pertanian, perkebunan menjadi rusak dan gagal panen," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
DWP Kabupaten Pasuruan dan Finna Food Gelar Lomba Memasak Berbahan Dasar Udang

Puluhan Tim dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari seluruh OPD maupun Kecamatan...

Article Image
Mas Rusdi Resmikan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan

Warga Kota dan Kabupaten Pasuruan kini tak perlu repot-repot ke luar daerah untu...

Article Image
Kebun Raya Purwodadi Miliki Koleksi Tanaman Biji-Bijian Terlengkap se-Indonesia

Bersantai sambil menikmati sejuknya udara dari pepohonan yang rimbun plus mend...

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...