Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jelang Ramadhan, Wakil Bupati Instruksikan TPID Kabupaten Pasuruan Tekan Laju Inflasi

Gambar berita
31 Maret 2022 (14:05)
Pelayanan Publik
2296x Dilihat
0 Komentar
admin

Menjelang bulan suci Ramadhan 1443 H yang sudah di depan mata, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berupaya untuk mengendalikan laju inflasi. Tujuannya agar tidak mengalami peningkatan yang jelas akan berdampak terhadap kenaikan harga barang kebutuhan pokok.

Maka dari itu, pada saat menghadiri High Level Meeting Pengendalian Inflasi Daerah Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron menginstruksikan kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah supaya jangan sampai terjadi inflasi di Kabupaten Pasuruan. Meskipun memang berdasarkan data dari Presiden RI terkait inflasi di tanah air disebutkan masih terkendali di angka 2,06 persen.

“TPID Kabupaten Pasuruan sangat kita harapkan punya solusi konkret waktu menggelar pertemuan ini. Mudah-mudahan di Kabupaten Pasuruan tidak terjadi inflasi. Apalagi saat ini sudah mendekati bulan suci Ramadhan,” serunya.

Di samping itu, Wakil Bupati berharap, forum koordinasi TPID tersebut menghasilkan langkah konkret sekaligus solusi. Khususnya dalam rangka memantapkan koordinasi dan kebijakan yang akan diambil. Berikut mitigasi dampak normalisasi kebijakan yang juga perlu dipikirkan matang, menyesuaikan dengan liquiditas global.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menambahkan bahwa hal utama yang juga harus diperhatikan adalah terkait pendistribusian dan ketersediaan pasokan pangan. Oleh karena itu harus benar-benar diamankan sesegera mungkin, terlebih saat mendekati Hari Raya Idul Fitri nanti. Termasuk menjaga agar inflasi kelompok bahan pangan tetap stabil dalam kisaran 3-5 persen.

Di akhir arahannya, Wakil Bupati meminta kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah agar memperkuat sinergi serta komunikasi. Hal itu perlu diimplementasikan dalam menjalankan kebijakan guna mendukung pengendalian inflasi di masyarakat.

“Yang juga tidak kalah pentingnya, langkah-langkah pengendalian inflasi. Bagaimana penguatan koordinasi antara Pemerintah Pusat, Pemprov dan Pemerintah Daerah. Sehingga di TPID harus ada Biro Perekonomian, dimana ini konsekuensi sentralisasi,” pintanya. (Iguh+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...

Article Image
Ajarkan Anak Jaga Kebersihan Gigi. BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Luncurkan Buku "Medi Si Gigi Putih"

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 di Kabu...

Article Image
Warga Pasuruan Patut Bangga, Sampah Bakal Diubah Jadi Listrik 10 Megawatt

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyatakan siap penuh mengikuti Program Tata Kelol...

Article Image
Gus Shobih Lantik Pengurus BAZNAS Kab. Pasuruan 2026–2031, Dorong Pengurus Lahirkan Program-Program yang Berdampak

Wakil Bupati Pasuruan resmi mengukuhkan kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (...