Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kabupaten Pasuruan Peringkat ke-3 Indeks Realisasi Tertinggi di Jatim

Gambar berita
20 April 2022 (16:36)
Pelayanan Publik
3564x Dilihat
0 Komentar
admin

Hadir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Timur Tahun 2023, Wakil Bupati Mujib Imron memperoleh capaian terbaru Kabupaten Pasuruan. Bahwa sepanjang tahun 2021, Kabupaten Pasuruan menjadi salah satu dari lima Kabupaten/Kota di Jawa Timur dengan indeks realisasi investasi tertinggi di Jawa Timur. Menduduki peringkat ketiga senilai Rp 1,9 Triliun dengan presentase 10,7 persen.

Capaian itu menjadikan Kabupaten Pasuruan bersanding dengan Kota Surabaya yang berada di peringkat pertama. Disusul oleh Kabupaten Gresik di peringkat kedua. Lanjut Kota Kediri di peringkat keempat dan Kabupaten Sidoarjo di posisi kelima.

“Setidaknya ada 5 Kabupaten Kota yang mempunyai realisasi investasi tertinggi di Jawa Timur tahun 2021”, sebut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Timur Tahun 2023, Gubernur Khofifah juga memaparkan tujuh prioritas pembangunan. Diantaranya menyoal pemulihan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan nilai tambah sektor sekunder dan pariwisata. Program pemulihan itu selaras dengan “Jatim Kerja”, “Jatim Berdaya”, “Jatim Agro” serta “Jatim Harmoni”, sesuai dengan Nawa Bhakti Satya.

“Kami berharap ini akan membangun sinergi dari stakeholder di Jatim. Kemudian yang menjadi prioritas adalah penguatan konektivitas antar wilayah dalam upaya pemerataan hasil pembangunan serta peningkatan layanan infrastruktur. Ini berkaitan dengan breakdown Jatim akses, lalu programnya akan di-breakdown ke dalam 16 item,” jelas Gubernur.

Gubernur mendeskripsikan, kinerja perekonomian Jawa Timur mengalami pertumbuhan yang baik di atas capaian nasional. Meskipun memang sempat mengalami kontraksi minus 2,33 pessen akibat pandemi. Tetapi angka tersebut berada di bawah capaian nasional yang terkontraksi sebesar minus 2,0 persen.

Seiring berjalannya waktu, pasca pandemi perekonomian Jawa Timur kata Gubernur mulai membaik dengan nilai pertumbuhan sebesar 3,57 persen. Sehingga berhasil memberikan kontribusi terbesar kedua terhadap pertumbuhan ekonomi pulau Jawa hingga 25,01 persen. Sedangkan kontribusi terhadap total perekonomian di tanah air hingga 14,48 persen.

“Kami menargetkan, pada tahun 2023 perekonomian di Jatim bisa tumbuh 3,45 sampai 5,15 persen,” ungkapnya pada hari Selasa (19/4/2022). (Iguh+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Banjir Masih Rendam 3 Kecamatan. BNPB, Pemprov Jatim dan Pemkab Pasuruan Terus Support Bantuan Warga Terdampak

Hingga hari ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, masih terendam banjir.D...

Article Image
10 Ribu Nasi Bungkus Sudah Didistribusikan ke Warga Terdampak Banjir

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...

Article Image
Wabup Gus Shobih dan Kalaksa BPBD Jatim Sambangi Warga Terdampak Banjir di Kedungringin

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menyambangi warga terdampak banjir di Desa...

Article Image
Banjir Terjang 11 Kecamatan. Pemkab Pasuruan Bantu Evakuasi Warga, Aktifkan Shelter Bencana Sampai Distribusikan Ribuan Nasi Bungkus

Intensitas hujan yang sangat deras ditambah angin kencang selama lebih dari dua...