Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan Blusukan Sembari Serahkan Paket Sembako ke Rumah Warga

Gambar berita
15 Desember 2020 (16:38)
Pelayanan Publik
4496x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk meringankan beban perekonomian warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, Polres Pasuruan membagikan sebanyak 2000 paket sembako.

Penyerahan paket tersebut tak dilakukan di Mapolres Pasuruan, melainkan langsung ke rumah-rumah para penerima.

Seperti yang terlihat pada Selasa (15/12/2020) siang. Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan membagikan sendiri paket sembako kepada warga di Desa Durensewu, Kecamatan Pandaan.

Sembari membagikan, orang nomor satu di Polres Pasuruan itu mengajak warga untuk sama-sama bangkit meski di tengah Pandemi Covid-19.

"Kami bagikan ini supaya beban warga yang terdampak akan Virus Corona semakin ringan. Yang jelas untuk mereka-mereka yang dalam kondisi sangat membutuhkan," katanya.

Dijelaskan Rofiq, para penerima bantuan tak hanya warga yang kehilangan pekerjaan akibat Covid-19. Melainkan para warga yang harus menjalani isolasi mandiri sehingga tak bisa keluar rumah untuk mencari nafkah.

"Bukan hanya warga yang pengangguran, tapi juga saudara kita yang tidak bisa keluar rumah karena sedang menjalani isolasi mandiri. Ini yang perlu kita bantu," jelasnya.

Adapun bantuan paket sembako yang diberikan kali ini terdiri dari beras, mie instant, sarden, telur dan gula. Selain sembako, Polres Pasuruan juga menerima bantuan dari Pemkab Pasuruan berupa alat penyemprot desinfektan.

Kata Rofiq, alat tersebut telah dimodifikasi sehingga memudahkan para petugas untuk melakukan penyemprotan desinfektan hingga ke gang-gang kecil sekalipun.

"Alat penyemprot desinfektan seperti kalau kita pakai gendongan. Jadi supaya lebih mudah untuk masuk ke Gang-Gang Kecil di perkampungan," singkatnya.

Sementara itu, saat ditanya perihal bagaimana tingkat kepatuhan warga yang harus terus bertahan di tengah Pandemi Covid-19, Rofiq mengaku bahwa untuk bisa membudayakan warga dengan selalu memakai masker, mencuci tangan atau menjaga jarak butuh waktu hingga 6 tahun lamanya. Hal itu berdasar kajian para peneliti yang membedakan antara mengajarkan sebuah intelektual dan membentuk sebuah budaya.

"Kata Ilmuwan membutuhkan waktu 6 tahun untuk dapat budaya baru. Kalau mengajarkan kecerdasan mudah, mungkin cukup 6 bulan. Tapi untuk sebuah budaya baru, butuh waktu setidaknya 6 tahun," terangnya kepada Suara Pasuruan. 
Oleh karena itu, Rofiq mengajak seluruh masyarakat untuk mempercepat speed kepatuhan, agar Pandemi Covid-19 cepat berlalu.

"Saya berjarap speed ini kita percepat karena Covid ini masih ada, obatnya juga belum ada. Vaksin juga belum bisa diterima semua, karena masih 1,2 juta. Sedangkan penduduk kita sudah 260 juta lebih. Disiplin adalah kuncinya," tutup Rofiq. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Promo Tiket Murah. Ribuan Wisatawan Serbu Saygon Waterpark

Musim liburan sekolah seperti saat ini, tempat wisata Saygon Waterpark Pasuruan...

Article Image
Wabup Shobih Lepas 1000 Lebih Peserta MTB di Bangil Kota Baru Sekaligus Apresiasi Kontribusi Rumah Subsidi

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori mengapresiasi penyelenggaraan event Moun...

Article Image
Hadiri Seminar HUT IBI ke 75. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Bidan Semangat Turunkan AKI, AKB dan Stunting

Ratusan bidan se-Kabupaten Pasuruan mengikuti seminar Kesehatan dalam rangka HU...

Article Image
Dibangun Sejak Zaman Belanda, Jembatan Penghubung Kecamatan Rejoso dan Lekok Akhirnya Diperbaiki

Puluhan tahun sejak zaman Belanda, Jembatan yang menjadi penghubung antar dua...

Article Image
Pujasera Jarwo di Desa Martopuro, Ditutup Sementara

Per Senin (29/6/2026), Pemerintah Kabupaten Pasuruan menutup sementara aktivita...