Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kasus Terus Naik, Pemkab Pasuruan Aktifkan Kembali Isoter Kecamatan

Gambar berita
15 Februari 2022 (17:30)
Kesehatan
2554x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan mulai mengaktifkan kembali isolasi terpusat (isoter) kecamatan.

Langkah ini diambil, lantaran jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan terus mengalami lonjakan. Bahkan jumlahnya pun cukup banyak.

Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) mengatakan, setiap kecamatan minimal ada 1 tempat yang dijadikan isoter. Dalam artian ada satu tempat yang disulap menjadi ruang karantina bagi warga yang terpapar covid-19 tanpa gejala maupun gejala ringan.

"Ada yang pustu atau puskesmas pembantu. Ada juga rumah warga yang disewa untuk mengkarantina pasien covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan," kata Gus Mujib di sela-sela meninjau korban banjir di Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, Selasa (15/02/2022).

Sebelum diaktifkan, Satgas terlebih dulu melakukan pengecekan terhadap kondisi masing-masing isoter. Kata Gus Mujib, hal itu dilakukan untuk mengetahui layak tidaknya tempat tersebut dijadikan rumah isolasi warga terpapar.

"Kita pastikan layak tidaknya tempat tersebut. Jadi tidak terburu-buru melihat satu tempat kemudian diputuskan," singkatnya.

Tak hanya tempat yang layak, Gus Mujib menegaskan bahwa selama dikarantina, para warga juga akan mendapatkan asupan gizi yang baik. Mulai dari makan tiga kali sehari plus vitamin dan obat-obatan yang dibutuhkan.

"Makan dan minum semuanya steril dan ditempatkan dalam box seperti makan siang. Makan tiga kali sehari plus vitamin dan obat-obatan," jelasnya.

Lebih lanjut Gus Mujib menerangkan bahwa karantina warga dilakukan antara 5-10 hari. Hal tersebut disesuaikan dengan kondisi pasien itu sendiri.

"Kalau sudah stabil dan sehat betul, ya kita pulangkan," pungkasnya.

Sementara itu, hingga hari ini, jumlah kasus aktif di Kabupaten Pasuruan mencapai 539 orang. Dari jumlah tersebut, 58 orang tengah dirawat di RSUD Bangil, 9 orang di RSUD Grati, 50 orang di RS luar Pasuruan, 55 orang di SKB Pandaan, BLK Rejoso 56 orang, 12 orang di gedung isolasi luar daerah dan 299 orang menjalani isolasi mandiri. (emil)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
DWP Kabupaten Pasuruan dan Finna Food Gelar Lomba Memasak Berbahan Dasar Udang

Puluhan Tim dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari seluruh OPD maupun Kecamatan...

Article Image
Mas Rusdi Resmikan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan

Warga Kota dan Kabupaten Pasuruan kini tak perlu repot-repot ke luar daerah untu...

Article Image
Kebun Raya Purwodadi Miliki Koleksi Tanaman Biji-Bijian Terlengkap se-Indonesia

Bersantai sambil menikmati sejuknya udara dari pepohonan yang rimbun plus mend...

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...