Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

KEMAMPUAN JURNALISTIK DAN DIPLOMASI, SYARAT MUTLAK BAGI HUMAS PEMERINTAH

Gambar berita
03 Februari 2017 (09:24)
Pelayanan Publik
6085x Dilihat
0 Komentar
admin

Memaksimalkan peran dan fungsi sebagai komunikator pemerintah di era digital, Government Public Relations (GPR) atau Humas Pemerintah dituntut mampu meningkatkan kompetensi di bidang kehumasan. Pernyataan ini disampaikan Benny Sampir Wanto Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) merespon tantangan Humas Pemerintah yang semakin besar dalam merespon kebutuhan informasi masyarakat.       

Setidaknya ada dua hal pokok yang harus dikuasai yakni kemampuan di bidang jurnalistik dan diplomasi. Masing-masing sangat dibutuhkan dalam mempublikasikan informasi dan program pembangunan pemerintah serta menyampaikannya secara langsung kepada awak media, terutama pada saat press release.     

“Seorang Humas Pemerintah wajib menguasai dua hal utama. Pertama, skills di bidang jurnalistik yang sangat dibutuhkan dalam menulis berita untuk mempublikasikan semua program pembangunan, baik melalui media massa yang dikelola pemerintah maupun yang bersifat advertorial. Tentunya, isi tulisan harus singkat, padat dan runtut. Kedua, skills di bidang diplomasi, yakni kemampuan public speaking yang digunakan dalam menyampaikan ragam informasi berbentuk press release kepada insan media pada saat jumpa pers”, urainya waktu diwawancarai Bidang Data dan Informasi Publik, Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan, Kamis (02/02/2017).       

Menurut Benny, kemampuan yang juga tidak kalah pentingnya harus dimiliki Humas Pemerintah adalah penguasaan agenda setting terhadap trending issue atau informasi aktual yang sedang ramai diperbincangan di masyarakat. Tujuannya agar ada keseragaman pemberitaan yang pada akhirnya sangat efektif dalam membentuk opini publik.             

“Kemampuan lain yang juga harus dimiliki seorang Humas Pemerintah adalah menciptakan trending issue untuk dijadikan agenda setting pemberitaan media. Sehingga ada keseragaman pemberitaan sesuai dengan topik bahasan yang telah ditentukan sebelumnya”, pungkasnya.

Sebelumnya, Rudiantara Menkominfo menekankan tentang urgensitas penetapan agenda setting oleh Humas Pemerintah selama satu tahun ke depan, yaitu bagaimana menyusun skenario konstruktif agenda media, publik dan agenda penentuan kebijakan untuk menyebarluaskan program-program pembangunan nasional dan daerah. Sehingga dibutuhkan sinergi, koordinasi dan konsolidasi agar tampil dalam satu bahasa dan narasi. (Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Safari Ramadhan Keluarga Besar Pemkab Pasuruan. Mas Rusdi : Saya Minta Pastikan ASN yang Umroh di Makkah Baik-Baik Saja dan Selamat Sampai di Pasuruan

Setelah bersama Forpimda dan para ulama,  Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo dan...

Article Image
Satpol PP Kabupaten Pasuruan Razia Wisma di Prigen. 10 WTS Dipulangkan

Diduga masih ada praktik prostitusi saat Ramadhan, Satpol PP Kabupaten Pasuruan...

Article Image
Batik Kelor Khas Desa Kepulungan Gempol Punya Filosofi Pancasila

Batik, kita ketahui bersama adalah warisan budaya dunia asal Indonesia yang diak...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Buka Posko THR Keagamaan

Per 27 Pebruari 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketenagakerjaa...

Article Image
Satpol PP, PN Bangil dan Bea Cukai Pasuruan Razia Peredaran Rokok Illegal di Rembang

Satpol PP Kabupaten Pasuruan bersama kantor Kantor Bea Cukai Pasuruan dan Kejaks...