Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kementerian Pertanian Umumkan Pemkab Pasuruan Penerima Tanda Daftar Varietas Lokal Terbanyak se-Indonesia

Gambar berita
12 Februari 2025 (13:41)
Umum
7076x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian memberikan penghargaan  kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Kali ini, Pemkab Pasuruan keluar sebagai Penerima Tanda Daftar Varietas Lokal Terbanyak pertama pada tahun 2024.  

Pengumuman tersebut disampaikan melalui zoom meeting Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian dengan semua penerima apresiasi, Rabu (6/2/2025) lalu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri mengatakan, selama tahun 2024 lalu, Pemkab Pasuruan telah mendaftarkan sebanyak 12 varietas lokal tanaman di Pusat PVTPP Kementan. 

Kedua belas varietas lokal tersebut diantaranya Durian Q-Pas 01, Durian Q-Pas 02, Durian Mas Gerbo, Durian Pasmanis, Durian Sampian, Alpukat Ku Pas, Alpukat Mbaksari, Rumput Ruzi Suket Pasutri, Rumput Gajah Suket Pas-Setia, Rumput Glagah Suket Pasjedul, Rumput Padi-Padian Siagara dan Rumput Putih Levikapas.

"Kabupaten Pasuruan paling banyak mendaftarkan varietas tanaman lokal selama tahun 2024. Ada DIY yang mendaftarkan 10 varietas tanaman lokal. Tapi kita 12 varietas," kata Lilik melalui sambungan selulernya, Rabu (12/2/2025).

Sebelum ditetapkan, ada banyak tahapan yang harus dilalui. Kata Lilik, sebelum didaftarkan, proses awal adalah pendataan varietas tanaman yang dilakukan melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang ada di Kebun Raya Purwodadi. 

Pendataan sekaligus identifikasi tanaman tersebut dilakukan di tahun 2024. Dari situ kemudian didapatkan varietas-varietas tanaman unggul yang siap untuk didaftarkan.

"Kalau untuk pendataan dan identifikasi bukan wewenang kami tapi BRIN di Kebun Raya Purwodadi. Kalau sudah ditentukan mana saja varietas yang jadi unggulan, kemudian diusulkan ke Kepala Daerah  untuk dinamai," jelasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cari Solusi Konflik Agraria 10 Desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Mas Bupati Rusdi Beraudiensi Dengan DPR RI

Untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan agraria yang melibatkan 10 Des...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasurua...

Article Image
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan 2027, Wabup Gus Shobih Tekankan Penguatan Potensi dan Regulasi Investasi

Di awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memaksimalkan pembanguna...

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...