Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ketemu Istri Wagub Jatim dan Bupati Pasuruan, Puluhan Penyandang ex Psikotik Curhat Ingin Pulang

Gambar berita
09 Januari 2018 (17:40)
Umum
3134x Dilihat
0 Komentar
admin

Merasa tak lagi gila dan ingin berkumpul dengan keluarganya, puluhan penyandang ex psikotik (bekas penyandang penyakit jiwa) binaan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Pasuruan curhat ke Ketua BKOW (Badan Kerjasama Organisasi Wanita) Propinsi Jawa Timur, Ny Syaifullah Yusuf, Selasa (09/01/2018).

Curhatan mereka disampaikan dalam sebuah puisi berjudul "Kerinduanku" yang dibacakan oleh Sumiati (54), salah satu penyandang ex Psikotik di hadapan Ny Fatma, kemudian Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf, dan undangan lainnya.

Dengan sangat lantangnya, Sumiati mensyairkan satu demi satu kata-kata puisi dengan penuh penghayatan. Bahkan, sesekali dirinya tak kuasa menahan air mata, saking rindunya dengan keluarga yang meninggalkannya.
"Kerinduanku. Akankah esok masih ada untukku. Mungkinkan rindu ini khan terobati. Adakah anak dan saudaraku yang iba dan peduli padaku kini. Sungguh, kerinduanku ini tak lagi terbendung. Semoga rinduku akan berbalas dengan menjemputku," teriak Sumiati dengan semangatnya.

Mendengar puisi yang dibacakan Sumiati, sontak saja membuat terharu seluruh undangan, tak terkecuali Ny Fatma dan Ny Lulis. Setelah puisi selesai dibacakan, keduanya langsung memeluk Sumiati sembari menguatkan mental dan hati nya agar segera bisa bertemu dengan keluarganya.

"Kita tidak tahu takdir kita nanti seperti apa. Keberadaan para penyandang ex Psikotik ini tentu saja harus kita perhatikan. Karena mereka juga punya harapan dan semangat untuk sembuh, meski prosesnya tidak sama dengan orang lain yang mengalami sakit secara fisik," kata Fatma dalam sambutannya.

Menurut Fatma, BKOW memiliki program yang berhubungan dengan upaya mendukung langkah Pemprov Jatim dalam mengentaskan orang gila (orgil) atau populer dengan sebutan ex Psikotik. Salah satunya melalui Bhakti Sosial yang dilakukan pada hari ini.

"Kita berikan bantuan handuk, makanan dan pakaian supaya mereka bisa gunakan bergantian. Selain kepada penyandang, kita juga berikan bantuan uang untuk para pendamping dan pengasuh ex Psikotik supaya mereka juga semakin semangat dalam menyembuhkan orang-orang ini," imbuhnya.

Sementara itu, Sukardi selaku Kepala UPT Rehsos Bina Laras Pasuruan menjelaskan, jumlah penyandang ex Psikotik yang dibina sebanyak 254 yang terbagi menjadi 161 laki-laki dan 93 perempuan. Dari jumlah tersebut, 200 penyandang ditempatkan di Pasuruan, sedangkan 54 penyandang dibina di Banyuwangi.

"Kita lakukan banyak pembinaan bekerja sama dengab Rumah Sakit Jiwa Lawang, pengecekan kesehatan setiap sebulan sekali (termasuk di dalamnya memberikan rujukan maupun obat untuk penyandang), bimbingan mental spiritual seperti mengaji serta keterampilan mulai dari pertukangan kayu, pembuatan keset dan kemoceng (pembersih debu) serta terapi secara berkala," jelasnya.


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...

Article Image
Ajarkan Anak Jaga Kebersihan Gigi. BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Luncurkan Buku "Medi Si Gigi Putih"

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 di Kabu...

Article Image
Warga Pasuruan Patut Bangga, Sampah Bakal Diubah Jadi Listrik 10 Megawatt

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyatakan siap penuh mengikuti Program Tata Kelol...

Article Image
Gus Shobih Lantik Pengurus BAZNAS Kab. Pasuruan 2026–2031, Dorong Pengurus Lahirkan Program-Program yang Berdampak

Wakil Bupati Pasuruan resmi mengukuhkan kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (...