Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ketua MUI Jatim : Jangan Sampai Perbedaan Pilihan Meninggalkan Kerukunan dan Merobek Ukhfuwah Islamiyah

Gambar berita
20 Mei 2024 (06:33)
Pelayanan Publik
2762x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim, KH Hasan Mutawakkil Alallah meminta seluruh umat muslim di Jawa Timur agar menyikapi tahun politik seperti sekarang ini dengan sangat bijak.

Permintaan ini ia sampaikan saat mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Pasuruan Masa Khidmat 2024-2029 di Hotel Ascent Premier Kota Pasuruan, Senin (20/5/2024).

Menurutnya, MUI Kabupaten Pasuruan selain wajib melaksanakan program strategis yang sudah ditetapkan oleh MUI Jatim, juga berkewajiban menjaga stabilitas sosial poilitik bersama Pemerintah Daerah  maupun TNI dan POLRI.

"Saya harap supaya MUI Kabupaten Pasuruan melaksanakan tugasnya sesuai misi utama MUI sebagai Shodiqul Hukumah atau Mitra Pemerintah dan Khodimul Ummah yakni pelayan masyarakat. Kalau digabung adalah mengupayakan terwujudnya kemaslahatan dan kemanfaatan untuk rakyat yang dipimpin dan untuk umat," terangnya.

Terkait Tahun 2024 sebagai tahunnya politik, Kiyai Hasan menegaskan bahwa siapapun yang terpilih asal bisa memajukan daerah Kabupaten Pasuruan dan mengantarkan Indonesia dari negara berkembang menjadi negara maju, itulah yang dinamakan seorang pemimpin sejati.

Untuk itu, ia pun mengajak kepada seluruh umat islam agar sama-sama memahami bahwa pesta demokrasi adalah hal yang sangat biasa dilakukan untuk memilih seorang pemimpin.

"Jangan sampai perbedaan pilihan meninggalkan kerukunan. Jangan sampai perbedaan pilihan justru merobek ukhfuwah islamiyah dan watoniyah, " tegasnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Pasuruan terpilih, KH Nurul Huda mengungkapkan, pasca terpilih kembali, program-program yang sudah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya akan tetap dilaksanakan. Seperti pembangunan masjid, pembinaan keagamaan di desa-desa binaan, merintis pengajian di tempat-tempat yang jauh dari perkotaan dan kegiatan lainnya.

"Pasti akan berusaha lebih maju lagi dari periode sebelumnya. Kami juga meneruskan pembangunan masjid, pembinaan agama di desa-desa binaan, karena di pelosok-pelosok masih banyak yang minus agama," ucapnya.

Ke depan, seluruh umat muslim di Kabupaten Pasuruan menjadi masyarakat yang agamis.

"Kalau sudah agamis, maka apapun yang akan dilakukan pasti diniati dengan ibadah," harapnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...

Article Image
Ajarkan Anak Jaga Kebersihan Gigi. BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Luncurkan Buku "Medi Si Gigi Putih"

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 di Kabu...

Article Image
Warga Pasuruan Patut Bangga, Sampah Bakal Diubah Jadi Listrik 10 Megawatt

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyatakan siap penuh mengikuti Program Tata Kelol...

Article Image
Gus Shobih Lantik Pengurus BAZNAS Kab. Pasuruan 2026–2031, Dorong Pengurus Lahirkan Program-Program yang Berdampak

Wakil Bupati Pasuruan resmi mengukuhkan kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (...