Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan bersama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Grati punya cara tersendiri untuk merayakan Hari Lanjut Usia (Lansia) Nasional tahun ini.
Ratusan lansia perwakilan 24 kecamatan plus anggota Paguyuban Sister Peri Si Plus RSUD Grati (Sistem Terpadu Pelayanan Geriatri Sinergi Dengan Paguyuban Lansia Untuk Sehat Dan Bersinergi Dengan Dinas Perikanan Dan Dinas Pertanian) diajak bergembira bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, drg Merita Ariestya Yudi.
Acara tersebut dilaksanakan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kamis (22/5/2025) pagi. Selain Ketua TP PKK, hadir pula Pembina TP PKK Kabupaten Pasuruan, Hj Siti Mas'amah; kemudian Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Temi Triwidya Sasongko; dan undangan lainnya.
Pantauan di lokasi, acara awal didahului dengan senam lansia selama 20 menit. Setelah itu dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan, penyerahan bantuan sosial kepada para lansia tertua, sampai tampilan para lansia seperti puisi, paduan suara sampai lomba fashion show lansia.
Khusus Fashion Show Lansia, total ada 26 peserta dari perwakilan 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. Mereka wajib memakai baju adat budaya Indonesia dan memperagakannya di hadapan tiga dewan juri diantaranya Kepala Dinas Kesehatan, dr Ani Latifah, Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina; serta Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Eko Widyatmoko.
Meski usia lanjut, namun para kakek nenek itu justru terlihat sehat, enerjik dan percaya diri saat berlenggak lenggok di atas catwalk.
"Usia hanya angka. Meski 69 tahun tapi semangatnya 20 tahun dong," ungkap Suhartiningsih, salah satu peserta asal Kecamatan Tutur.
Melihat keceriaan para lansia, Mela Rusdi - sapaan akrab Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan ini ikut termotivasi untuk senantiasa menjaga kesehatan sedari muda.
Ia pun mengacungi jempol para lansia yang bahagia dan larut dalam keseruan Peringatan Hari Lansia di Kabupaten Pasuruan.
"Tadi melihat Ibu Salati baca puisi, saya jadi sedih tapi bahagia karena beliaunya semangat sekali seperti masih muda. Pokoknya hari ini menjadi hari yang memotivasi saya dan yang lain agar bisa tetap sehat, semangat dan produktif," ucapnya.
Untuk para lansia yang hadir dan yang ada di Kabupaten Pasuruan, istri Bupati Rusdi Sutejo ini mendoakan agar tetap dalam lindungan Allah SWT, dan selalu diberikan umur yang barokah hingga tutup usia.
"Saya berdoa mudah-mudahan bapak ibu yang ada di sini dan di manapun berada tetap dalam lindungan Allah SWT, sehat selalu dan diberikan umur yang barokah," harapnya.
Seperti diketahui, RSUD Grati sukses memberdayakan para lansia dengan membentuk Paguyuban Sister Peri Si Plus. Direktur RSUD Grati, dr Dyah Retno Lestari menjelaskan paguyuban ini dibentuk saat Pandemi Covid-19 di tahun 2020.
Lima tahun berjalan, jumlah anggotanya mencapai ratusan orang, dan yang aktif sampai sekarang sekitar 150-an orang dengan banyak kegiatan mulai dari pemeriksaan kesehatan, olahraga bersama, budidaya perikanan dan mengolah kebun sayur dan buah di dalam Kawasan RSUD Grati.
"Alhamdulillah niat kami hanya satu, ingin menjadikan para lansia tetap produktif dan bahagia. Karena ketika sesama lansia kita bentuk sebuah komunitas, ada harapan baru bagi mereka untuk keluar dari rumah dan melakukan aktifitas yang menyenangkan, endingnya angka harapan hidup bisa meningkat," jelasnya.
Kini, RSUD Grati dan Paguyuban Sister Peri Si Plus sudah menjadi keluarga yang sangat dekat. Apabila ada keluhan sakit, para anggotanya bisa berkomunikasi langsung dengan dokter spesialis yang dipunyai RSUD Grati.
"Kita ada WA grup, jadi kalau ada yang sakit bisa chat atau japri juga bisa. Nomor saya juga ada di situ, semoga apa yang kami perbuat bisa membahagiakan mereka semua," tutup Retno. (emil)
Komentar