Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kirab Satu Negeri Tiba di Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
07 Oktober 2018 (14:20)
Nasionalisme
3014x Dilihat
0 Komentar
admin

Kirab Satu Negeri yang membawa Bendera Merah Putih berkeliling seluruh wilayah Indonesia, tiba di Kabupaten Pasuruan, Minggu (07/10/2018).

Peserta kirab yang terdiri dari pasukan 17 tiba di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti Pemkab Pasuruan sekitar pukul 11.30 WIB. Kedatangan mereka  disambut langsung oleh Bupati Pasuruan yang juga sekaligus Komandan Banser Kabupaten Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, Wakil Bupati, KH Abdul Mujib Imron, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, Rois Surya PCNU, KH Muzakki Birrul Alim, KH Abu Bakar dan undangan lainnya.

“Dengan ini saya berikan Bendera Merah Putih kepada Komandan Banser Kabupaten Pasuruan,” ucap Slamet, Ketua Rombongan Kirab sembari menyerahkan bendera kepada Irsyad Yusuf.

Menurutnya,  Ansor bertekad keras menggelar Kirab Satu Negeri sebagai salah satu cara untuk menanamkan rasa cinta tanah air kepada generasi muda.

"Saya percaya perjalanan ini tidak mudah, penuh peluh dan butuh tekad kuat. Namun ini adalah ikhtiar kecil dalam rangka menjaga Indonesia," ujarnya.

Dengan melewati berbagai provinsi, para kader Ansor akan semakin memahami begitu besarnya wilayah Indonesia. Lebih dari itu, peserta akan menghargai beragam perbedaan atau kemajemukan yang ada di Tanah Air.

“Ini adalah ikhtiyar untuk meyakinkan kepada seluruh masyarakat bahwa NKRI adalah harga mati yang harus kita jaga dengan sebaik-baiknya,” imbuh Slamet.

Sementara itu, Bupati Irsyad mengapresiasi seluruh peserta kirab yang bersungguh-sungguh dalam menularkan rasa kecintaan kepada negara Indonesia.

“Saya acungi jempol untuk seluruh peserta kirab. Pesan saya cuma satu, kirab ini tidak berhenti sampai di sini alias hanya selesai pada kirab saja, akan tetapi lebih pada bagaimana betul-betul menanamkan rasa cinta tanah air kepada semua orang. Nasionalisme yang mulai luntur harus kembali ditumbuhkan, karena semboyan NKRI adalah harga mati itu punya filosofi yang kuat, dan menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegas Irsyad di hadapan peserta kirab.

Seperti diketahui, Kirab Satu Negeri akan berlangsung selama 41 hari dengan titik akhir di Yogyakarta pada 26 Oktober mendatang. Puncak kirab bertema "Bela Agama, Bangsa, Negeri" ini, akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo yang akan menyatukan seluruh zona.

Di sisi lain, setelah acara selesai, Bupati Irsyad membagikan ratusan buah mangga alpukat yang menjadi ikon buah khas Kabupaten Pasuruan. (emil)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Penerimaan PAD Kabupaten Pasuruan dari Layanan Pengelolaan Sampah Tembus Rp 1 Milyar

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pelayanan pengelolaan sampah...

Article Image
Dongkrak Promosi Pariwisata Daerah. Pemkab Pasuruan Bekali Mediagram dan Influencer dengan Green Card

Banyak cara yang bisa dilakukan Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk mempromosika...

Article Image
Bunda Literasi Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Para Orang Tua Luangkan Waktu Bacakan Buku pada Anak

Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Pasuruan, Merita Rusd...

Article Image
Banyak Terobosan Kesehatan dan Sosial, Bupati Pasuruan, Mas Rusdi Diganjar Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. D...

Article Image
Gorong-Gorong di Simpang 4 Petungasri Pandaan Ambles. Pemkab Pasuruan Lakukan Pembersihan Sampah dan Penggantian Gorong-Gorong

Pemerintah Kabupaten Pasuruan tanggap cepat terhadap kejadian amblesnya Gorong-g...