Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

KUA-PPAS Kabupaten Pasuruan 2024, Disahkan

Gambar berita
21 Agustus 2023 (19:52)
Politik
4451x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripurna, Senin (21/08/2023) sore.

Rapat tersebut dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan dan dihadiri Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf; Wabup Mujib Imron; Sekda Yudha Triwidya Sasongko, hingga para Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan yang telah dinyatakan quorum.

Paripurna kali ini, Kebijakan Umum APBD (KUA) - Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2024 secara resmi disahkan. Pengesahan itu ditandai dengan penandatanganan oleh Pimpinan dewan dan Bupati Pasuruan.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan menyampaikan, legislatif bersama mitra masing-masing OPD sudah melakukan pembahasan. Pembahasan tersebut kemudian dirumuskan di dalam rapat tim banggar. Hingga disepakati hal-hal yang masuk prioritas sesuai plafon anggaran daerah untuk 2024 mendatang.

“Kami sudah melakukan pembahasan selama dua pekan. Berdasarkan pembahasan itulah, disepakati prioritas anggaran sesuai plafon anggaran daerah,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menjelaskan, ada penurunan pendapatan dan belanja tahun 2024. Hal tersebut tak lepas dari turunnya sokongan anggaran dari pemerintah pusat.

Ia membeberkan, Pendapatan Daerah tahun 2024 diproyeksikan mencapai Rp 3,45 triliun. Jumlah itu menyusut hingga Rp 60 miliar dibandingkan target pendapatan APBD murni 2023. Karena pada 2024, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp 3,51 triliun.

Kondisi ini juga berimbas pada anggaran Belanja. Di mana, Belanda Daerah dimungkinkan akan mengalami penurunan. Diproyeksikan, belanja daerah pada 2024 hanya menembus Rp 3,65 triliun. Padahal, pada APBD 2023 murni, mampu mencapai Rp 3,91 triliun.

“Proyeksi kemampuan belanja dan pendapatan daerah, memang mengalami penurunan. Penurunan ini dipengaruhi transfer pusat yang turun,” jelasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Penerimaan PAD Kabupaten Pasuruan dari Layanan Pengelolaan Sampah Tembus Rp 1 Milyar

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pelayanan pengelolaan sampah...

Article Image
Dongkrak Promosi Pariwisata Daerah. Pemkab Pasuruan Bekali Mediagram dan Influencer dengan Green Card

Banyak cara yang bisa dilakukan Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk mempromosika...

Article Image
Bunda Literasi Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Para Orang Tua Luangkan Waktu Bacakan Buku pada Anak

Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Pasuruan, Merita Rusd...

Article Image
Banyak Terobosan Kesehatan dan Sosial, Bupati Pasuruan, Mas Rusdi Diganjar Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. D...

Article Image
Gorong-Gorong di Simpang 4 Petungasri Pandaan Ambles. Pemkab Pasuruan Lakukan Pembersihan Sampah dan Penggantian Gorong-Gorong

Pemerintah Kabupaten Pasuruan tanggap cepat terhadap kejadian amblesnya Gorong-g...