Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto meminta kepada seluruh tim pemain Perserikatan Sepak Bola Kabupaten Pasuruan (Persekabpas) agar senantiasa mengedepankan sportifitas dalam bertanding di setiap kompetisi yang akan diikuti. Dengan demikian, masing-masing individu dapat menampilkan permainan terbaiknya.
Disampaikan sesaat sebelum me-launching formasi Persekabpas yang sedianya akan tampil dalam laga Liga 3 Jawa Timur 2023 pada tanggal 5 Desember 2023 nanti, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Timur menitipkan beberapa pesannya. Fokusnya lebih kepada upaya menjaga strategi serta penguasaan peraturan permainan. Sehingga dapat bersama-sama meraih kemenangan yang fair, didasari sikap saling menghormati dalam sebuah kompetisi.
"Kompetisi itu hal yang biasa. Jadi jangan dijadikan beban. Bermainlah dengan sportif, jangan bermain politik atau bermain kasar dan sebagainya. Panjenengan harus terus termotivasi. Jangan terlalu banyak pikiran tentang target. Proses dan sikap nothing to lose itu penting. Ketika Panjenengan tampil di lapangan nanti, yakinlah bisa menampilkan pertandingan yang terbaik," pintanya dengan nada berspirit.
Lebih lanjut, dalam agenda yang diadakan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti pada hari Minggu (4/12/2023) malam tersebut, Pj. Bupati Andriyanto mengajak ke-23 tim pemain dan ke-15 tim official agar saling menguatkan komitmen untuk membesarkan Persekabpas secara bersama-sama. Tentunya dengan dukungan dari semua pihak, mengacu konsep Pentahelix. Yakni konsep multipihak untuk mencapai tujuan bersama yang di dalamnya melibatkan unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat atau komunitas dan kolaborasi media massa.
"Pemerintah tidak bisa berdiri sendiri dalam menyiapkan Liga 3 Persekabpas. Ada masyarakat dalam hal ini para supporter, dukungan dari perguruan tinggi dan akademisi juga sudah ada, dunia usaha ada KADIN dan APINDO Kabupaten Pasuruan juga didukung media. Media bisa mendukung dengan memberitakan sebuah kebenaran yang betul-betul berimbang," jelasnya.
Sebaliknya, Pj. Bupati Pasuruan juga meminta kepada para supporter yang tergabung dalam Sakera Mania agar memberikan dukungan terbaiknya kepada tim Persekabpas. Selalu memberikan semangat tersendiri pada saat hadir dalam pertandingan, diantaranya.
"Harapan saya, Sakera Mania tentunya pendukung tim Persekabpas. Kalah maupun menang tetap mendukung. Karena sekali lagi, supporter adalah bagian juga dari klub. Kami mohon, semua supporter Sakera Mania terus mendukung kami para pemain dan pelatih untuk memotivasi agar menang. Saya titip, Sakera Mania juga mematuhi segala aturan," katanya.
Masih dalam momen yang sama, Pj. Bupati Andriyanto berharap, keukitsertaan Persekabpas dalam Liga 3 Jawa Timur tahun ini akan memberikan nuansa tersendiri bagi masyarakat Kabapaten Pasuruan. Terutama dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.
"Saat launching Persekabpas Liga 3, saya membayangkan ketika pertandingan di sekitar stadion Pogar, Persekabpas tampil. Maka sosio ekonomi efeknya yang akan mengikuti sangat luar biasa. Yang jualan kaos Jersey dan makanan minuman akan banyak, misalnya. Sehingga memberikan benefit secara keekonomian," urainya seraya tersenyum.
Sebelumnya, dalam laporannya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni menyebutkan, total ada 23 pemain Persekabpas yang dikontrak dalam Liga 3 Jawa Timur 2023. Bersama PSPK Kota Pasuruan dan Mitra Surabaya, Persekabpas masuk di Grup G dan akan mulai bertanding pada Selasa (5/12/2023).
"Ada 6 pertandingan yang akan digelar di Stadion Pogar R. Soedarsono Bangil. Nantinya, Persekabpas mengikuti 4 pertandingan. Di Liga 3 akan dilaksanakan kick off tanggal 5 Desember 2023, serentak di 13 titik tuan rumah. Diantaranya di Kabupaten Pasuruan dengan jumlah 54 klub se-Jatim," ujarnya.
Ditambahkan Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan, Moch. Ridwan, untuk menjaga kondusifitas selama pertandingan, diberlakukan beberapa peraturan cukup ketat. Diantaranya, tidak diperkenankannya supporter lain masuk ke dalam stadion. Tetapi hanya supporter tuan rumah saja.
"Selama pertandingan akan dikawal ratusan anggota gabungan dari POLRI/ TNI, Pol PP dan Dinas Perhubungan. Di stadion disterilkan dari kendaraan," tandasnya. (Eka Maria)
Komentar