Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Medsos Bermata Dua, Kominfo Galakkan Literasi

Gambar berita
10 Oktober 2017 (15:24)
Pelayanan Publik
4460x Dilihat
0 Komentar
admin

Menyikapi bahaya berita bohong/ hoax di media sosial, seluruh lapisan masyarakat harus didorong proses literasi media sosial. Pernyataan ini disampaikan Direktur Jenderal Informasi Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rositasari Niken Widyastuti.

Ia menganalogikan media sosial bak pisau bermata dua. Selain berfungsi sebagai sumber informasi dan komunikasi secara cepat namun juga membawa dampak negatif. Oleh karena itu masyarakat wajib mengantisipasinya dengan banyak belajar tentang literasi media.  

"Baik itu pelajar dan mahasiswa maupun masyarakat umum, sehingga media sosial yang kita pakai jauh lebih sehat dengan konten-konten positif. Media sosial juga membawa dampak negatif untuk menyebarkan informasi hoaks, ujaran kebencian, pemutarbalikan fakta, provokasi, serta hal-hal yang berkaitan dengan SARA, terorisme dan sebagainya", kata Niken dalam keterangannya, Sabtu (07/10/2017).

Menurutnya, penyebaran konten negatif serasa sulit dicegah karena masyarakat masih belum dibekali dengan informasi yang cukup untuk menangkal informasi-informasi seperti itu. Ada kecenderungan mereka tidak mengkroscek terlebih dahulu, bahkan cenderung cepat-cepat menyebarkannya.

"Ini yang tidak boleh terjadi lagi, sehingga literasi media sosial itu sangat penting kita gaungkan ke masyarakat. Kementerian Kominfo sudah bekerja sama dengan lebih dari 100 perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk melakukan literasi media sosial di kalangan pelajar dan mahasiswa”.

Di sisi lain, Kementerian Kominfo juga tengah terus berkoordinasi dengan para pemuka agama untuk melakukan literasi media sosial kepada masyarakat masing-masing agama.

“Di beberapa tempat melalui pagelaran budaya kita melakukan pendidikan literasi media social. Harapannya, mereka punya kesadaran bermedia sosial yang sehat dan hal itu bisa merambah seluruh lapisan masyarakat", ujarnya, seperti yang dikutip laman www.kominfo.go.id. (Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Persekabpas Launching Jersey Official Liga 3 Nusantara 2026/2027

Ribuan sakeramania menyaksikan launching persekabpas fast Menuju Liga 3 Nusantar...

Article Image
Meriahkan Hari Santri Nasional 2026. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Turnamen Futsal Sarungan Bupati Cup 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Nahdhatul Ulama kembali menggelar Turnamen...

Article Image
Petakan Kebutuhan Industri dengan Skill Pencaker, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan menggelar Training Needs Analysis (TNA)...

Article Image
Khidmat pada Ulama dan Santri. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Medical Check Up Gratis

Sejumlah kiyai hingga para santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Medical Check...

Article Image
Pimpin Apel Santri Nasional 2026, Gus Shobih: Santri Jangan Ada Rasa Minder

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 20...