Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Meski Tidak Ada Ternak Mati Karena PMK, Wakil Bupati Tetap Minta Masyarakat Tetap Waspada

Gambar berita
28 Mei 2022 (23:05)
Pelayanan Publik
2801x Dilihat
0 Komentar
admin

Sekalipun hingga saat ini tidak ada kasus kematian hewan ternak terutama Sapi yang mati akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Wakil Bupati Mujib Imron tetap menginstruksikan agar masyarakat tetap waspada. Penegasan itu disampaikan dalam momen Halal Bihalal dan Cangkrukan Pendidikan bersama Pendidik dan Tenaga Kependidikan SD Swasta se-Kabupaten Pasuruan.

Bertempat di SDIC Al Yasini, Kecamatan Wonorejo, Sabtu (28/5/2022), Gus Mujib demikian biasanya Wakil Bupati disapa menitipkan pesannya kepada masyarakat melalui tenaga pengajar SD swasta yang hadir. Bahwa PMK dapat diantisipasi bersama-sama dengan saling memberikan pemahaman dan edukasi terkait upaya pencegahannya.

“Kami himbau masyarakat, kita semua tetap mewaspadai Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Semoga kasusnya segera mereda, sehingga potensi kerugian peternak Sapi tidak semakin besar. Terlebih Kabupaten Pasuruan termasuk penyuplai daging dan susu sapi terbanyak di Jatim,” pinta Gus Mujib.

Menurut Wakil Bupati, diantara upaya antisipasi dapat dilakukan para peternak dengan tidak mencampur Sapi yang terindikasi PMK dengan yang sehat. Tidak terkecuali terus melakukan pemantauan dan pelaporan penyakit hingga pengawasan lalu lintas ternak dari daerah lain yang masuk ke Kabupaten Pasuruan, terutama dari daerah wabah.

Diberitakan sebelumnya, hingga tanggal 27 Mei 2022, jumlah Sapi di Kabupaten Pasuruan yang terjangkit PMK mencapai 296 ekor. Masing-masing, 250 ekor Sapi potong di Kecamatan Prigen, 21 ekor Sapi perah dan Sapi potong di Kecamatan Lumbang dan 19 ekor Sapi potong di Kecamatan Purwosari. Juga ada 6 Sapi perah di Kecamatan Lekok.

Meski demikian, tidak ada laporan ternak yang mati akibat PMK. Hal itu terpantau dari ke-296 ekor Sapi yang sakit, 81 ekor diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Sedangkan 215 ekor lainnya masih dalam pengobatan. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pengusaha Beji Ini Sukses Bikin “Siwalan Mix Legen” Jadi Minuman Paling Dicari

Potensi buah siwalan yang tumbuh subur di beberapa desa di Kecamatan Beji, Kabup...

Article Image
Syi'iran Bluk Gebluk. Tetap Lestari Dijaga Warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan Ratusan Tahun

Syi’iran Bluk Gebluk, seni dan tradisi dakwah Islam khas Desa Rembang, Kecamatan...

Article Image
Wabup Gus Shobih Serahkan Salinan Penetapan Pengangkatan Wali 22 Anak Yayasan Metal Muslim Al Hidayah

Sebanyak 22 anak binaan Yayasan Metal Muslim Al Hidayah di Rejoso, Kabupaten Pas...

Article Image
Tekan Inflasi dan Dorong UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Festival Pasar Murah di Nguling

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Peri...

Article Image
Jemput Bola. Kantor Imigrasi Pasuruan Buka Layanan Paspor di CFD Pandaan

Layanan kepengurusan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan kini t...