Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Minat Orang ke Pasar Turun Drastis. Pedagang Pasar Bangil Curhat ke Pj Bupati Andriyanto

Gambar berita
26 Maret 2024 (03:48)
Ekonomi
2273x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Para pedagang di Pasar Bangil resah. Sebab dalam setahun ini minat orang untuk berbelanja ke pasar sangat menurun. Penyebabnya tak lain karena semakin menjamurnya pedagang yang berjualan di luar pasar.

Oleh karenanya, momen monitoring Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto ke Pasar Bangil, Selasa (26/3/2024) pagi dimanfaatkan betul oleh para pedagang untuk curhat.

Salah satunya Lina (41), pedagang daging ayam. Ia mengaku omset yang biasanya ia dapatkan anjlok dalam satu tahun terakhir. Setelah dicari tahu, ternyata banyak orang yang beralih ke pedagang di luar pasar lantaran harganya lebih murah daripada di dalam pasar.

"Kami khan rugi, karena mereka berani jual lebih murah dari pedagang yang ada di Pasar Bangil seperti kami. Contohnya daging ayam kami jual Rp 35 ribu, lah mereka jualnya Rp 33 ribu," katanya.

Ditambahkan Lina, menjamurnya pedagang di luar Pasar Bangil sepertinya tak bisa dibendung. Bahkan mereka berjajar di sepanjang jalan mulai Timur Pasar Bangil sampai di pertigaan Bekacak ataupun Kolursari. Itulah yang membuat Pasar Bangil tak lagi ramai pembeli.

Untuk itu, ia berharap kepada Pemerintah untuk menertibkan para pedagang tersebut supaya pasar bangil kembali ramai pembeli.

"Ya semoga segera ditertibkan pak supaya banyak yang datang ke Pasar Bangil. Sekarang jam 9 pagi sudah sepi pak, kalau dulu ramai sampai siang," ungkapnya.

Mendengarkan curhatnya para pedagang, Pj Bupati Andriyanto meminta para pedagang untuk bersabar sembari Pemerintah akan mencari formula yang bisa win win solution bagi kedua belah pihak.

"Tentunya kami minta untuk bersabar sejenak. Keluhan dari pedagang Pasar Bangil kami tampung dan akan kami cari formula yang terbaik. Win win solution kedua belah pihak," tegasnya.

Andriyanto beranggapan banyaknya pedagang di luar Pasar Bangil dan menjual dagangannya lebih murah, karena mereka tak berada dalam Paguyuban Pasar Bangil. Sehingga secara otomatis tidak dikenai pajak retribusi dan lainnya.

Namun bukan berarti pemerintah hanya berdiam saja, karena sebelumnya ternyata sudah dilakukan pendekatan, dan hasilnya para pedagang tetap kembali berjualan dengan alasan faktor ekonomi.

"Tadi saya sempat ngobrol sama Pak Wakapolres, ternyata sebelumnya pernah ditertibkan tapi ya kembali lagi, karena alasan faktor ekonomi. Makanya kita akan cari formula yang lain yang menguntungkan kedua belah pihak," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gus Shobih Kukuhkan Pramuka Garuda Siaga dan Penggalang Kwarran Pandaan

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori mengukuhkan Pramuka Garuda Kwartir Ranti...

Article Image
Keliling Sekolah Sampai Universitas, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Remaja Hindari Perkawinan Anak

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, drg Merita Rusdi Sutejo terus berkel...

Article Image
Pertemukan Petani dengan Pelaku UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Agrofest 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Agrofest 2026.Pameran segala hasil perta...

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Pimpin Upacara Bendera Hari Sumpah Pemuda ke 98

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Upacara Bendera memperingati Hari Sumpah...

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Berangkatkan Ratusan Atlet dan Official Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori melepas keberangkatan kontingen Kabupaten P...