Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Optimalkan Dropping ke Wilayah Kekeringan, BPBD Kabupaten Pasuruan Beli 2 Unit Tangki Air

Gambar berita
17 Mei 2018 (14:13)
Pelayanan Publik
3587x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk mengoptimalkan dropping atau distribusi air bersih ke sejumlah wilayah kekeringan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan akan menambah jumlah armada pengangkut air.

Bakti Jati Permana, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan mengatakan, pihaknya akan menambah 2 unit truk tangki air, akan tetapi tidak pada tahun ini, melainkan tahun 2019 mendatang.

“Penambahan 2 tangki air ini sesuai dengan usulan dari Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) tahun ini, sehingga baru akan dilaksanakan tahun depan,” kata Bakti saat dihubungi via telepon, Kamis (17/05/2018).

Untuk membeli 2 unit tangki air, setidaknya dibutuhkan anggaran yang tak sedikit. Bakti sendiri memperkirakan anggaran sebesar Rp 900 juta untuk membeli 2 tangki tersebut alias Rp 450 juta per 1 unit kendaraan.

“Kalau saya melihat e-katalog, total sekitar Rp 450 juta untuk membeli kendaraan plus tangki air nya. Biasanya kendaraan sendiri, tangki air nya juga sendiri. Tapi untuk pembelian kali ini semuanya jadi satu,” imbuhnya.

Dengan penambahan 2 unit tangki air, secara otomatis total kendaraan yang dimiliki BPBD sebanyak 4 unit, yakni 1 unit kendaraan yang merupakan bantuan dari BNPD tahun 2013 serta 1 unit tangki pembelian tahun 2013. Saat ditanya apakah jumlah kendaraan tersebut cukup untuk menjangkau banyaknya wilayah di Kabupaten Pasuruan yang dilanda kekeringan, Bakti mengaku bahwa pihaknya juga dibantu Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman 3 unit, 1 unit dari Dinas Sosial, dan 5 unit dari PDAM Kabupaten Pasuruan.

“Insya Allah cukup untuk bisa menjangkau semua wilayah yang dilanda kekeringan,” singkatnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, BPBD Kabupaten Pasuruan belum melakukan distribusi air bersih meski laporan tentang beberapa wilayah sudah masuk. Seperti di Kecamatan Pasrepan dan Gempol. Dijelaskan Bakti, sesuai dengan SOP (Standart Operasional Prosedur), pengiriman baru dilakukan apabila sumber air yang ditemukan melebihi 3 KM.

“Kalau 3 KM tapi masih ditemukan sumber air, maka kami himbau untuk warga bisa mengambil air tersebut di titik yang ditemukan. Tapi kalau sudah lebih dari 3 km, baru itu termasuk bencana,”  beber dia. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Meriahkan Hari Kartini 2026. PERWOSI Kabupaten Pasuruan Gelar Line Dance, Parade Busana dan Donor Darah

Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan punya c...

Article Image
Entok Jumbo dan Hias Sukses Dikembangkan di Kabupaten Pasuruan

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata entok, mentok atau yang popul...

Article Image
Pengurus KNPI Kabupaten Pasuruan 2026-2029 Dilantik. Mas Rusdi : Jaga Kekompakan dan Kami Tunggu Kontribusi Positif untuk Pembangunan

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pa...

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...