Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Paripurna I, Eksekutif dan Legislatif Berhalal Bihalal

Gambar berita
24 Juni 2019 (18:37)
Politik
2455x Dilihat
0 Komentar
admin

Momen Paripurna Pertama dengan agenda Pidato Bupati Pasuruan tentang Pidato Pengantar Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pasuruan, , Senin (24/06/2019) siang, dimanfaatkan betul oleh Eksekutif dan Legislatif untuk Berhalal Bihalal.

Dari pantauan di lapangan, setelah selesai berpidato, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf langsung turun podium. Setelah itu, dirinya mengajak Wakil Bupati, KH Abdul Mujib Imron; Ketua DPRD, Sudiono Fauzan; dan Wakil Ketua DPRD, Sutar untuk berdiri di tengah dan bermaaf-maafan dengan seluruh anggota DPRD plus undangan yang hadir.

Baik Irsyad maupun Sudiono Fauzan, berhalal-bihalal adalah tradisi masyarakat Indonesia yang sangat baik. Sehingga tidak ada salahnya untuk dilakukan. Khususnya dalam rangka mempererat tali silaturrahmi dan hubungan yang baik antara eksekutif dan legislative.

“Mumpung masih dalam nuansa lebaran, jadi agenda Paripurna yang pertama ini langsung kami jadikan satu dengan Halal Bihalal,” kata Sudiono, sesaat setelah acara selesai dilaksanakan.

Setelah berhalal bihalal, seluruhnya menikmati sajian santap siang khas lebaran. Mulai dari ketupat, lontong sayur dan menu rumahan seperti Kelor, Lalapan, dan sebagainya.

Di sisi lain, Bupati Irsyad Yusuf dalam pidato pengantarnya menegaskan bahwa penyampaian Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2018 kepada DPRD Kabupaten Pasuruan telah dilaksanakan pada 28 Mei 2019. Raperda tersebut telah disusun berdasarkan laporan keuangan yang telah diperiksa oleh BPK RI Perwakilan Jawa Timur. Dimana laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK RI atas laporan keuangan tahun anggaran 2018 telah diserahkan kepada DPRD dan Pemkab Pasuruan dengan Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).

“Opini WTP telah 6 tahun kami raih berturut-turut. Oleh karenanya, kami sangat bersyukur dan bangga karena dengan Opini WTP ini semakin menunjukkan akuntabelnya pengelolaan keuangan Pemkab Pasuruan. Ini adalah berkas kerja sama antara Pemkab Pasuruan dengan dukungan dari segenap pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan,” ucapnya.

Tak berhenti sampai di situ, Irsyad juga menyampaikan bahwa pada pemeriksaan LKPD tahun 2018, untuk ketiga kalinya Pemkab Pasuruan diberi kepercayaan untuk diperiksa oleh Tim Pemeriksa dari Kantor Akuntan Publik (KIP) yang bekerja atas nama BPK RI.

“Sesuai Amanat Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2010 tentang standar akuntansi pemerintahan. Maka sejak tahun anggaran 2015, Pemkab Pasuruan telah menerapkan sistem akuntansi pemerintahan berbasis akrual. Sistem tersebut menghasilkan laporan keuangan yang terdiri dari tujuh komponen laporan, yakni laporan realisasi anggaran (LRA), laporan perubahan saldo anggaran lebih (LP-SAL), laporan operasional (LO), laporan perubahan ekuitas (LPE), neraca, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan,” jelasnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...