Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Partisipasi Pemilih Pemilu 2024 di Kabupaten Pasuruan Tembus 88%

Gambar berita
23 Maret 2024 (01:52)
Politik
3588x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat, angka partisipasi masyarakat di Kabupaten Pasuruan dalam menggunakan hak pilihnya saat Pemilu 2024 lalu mencapai 88 persen.

Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Pasuruan, Suyatmin mengatakan, prosentase tersebut cukup tinggi, bahkan melampaui target KPU Kabupaten Pasuruan, yakni 86%.

"Ternyata antusiasme warga Kabupaten Pasuruan dalam menggunakan hak pilihnya saat Pemilu 2024 tanggal 14 Pebruari lalu ternyata cukup tinggi. Bahkan melebihi target yang kami patok 86 persen," kata Suyatmin melalui sambungan selulernya, Sabtu (23/3/2024) pagi.

Suyatmin menjelaskan, dari lima jenis surat suara yang dicoblos oleh para pemilih di seluruh TPS (tempat pemungutan suara), partisipasi pemilih untuk pemilihan presiden tertinggi menyentuh 88,7 persen.

Sedangkan DPR RI dan DPRD Provinsi mencapai 88,4 persen. Kemudian DPD RI 88,5 persen dan DPRD kabupaten 88,3 persen. Apabila diambil secara rata-rata, maka ketemu di angka 88%.

Jumlah tersebut juga lebih tinggi bila dibandingkan dengan prosentase partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019 lalu yang mencapai 85,92%.

“Kalau 2019, partisipasi masyarakat untuk pemilihan presiden di angka 85,92 persen. Sedangkan untuk DPRD Kabupaten, mencapai 85,6 persen, berarti ada peningkatan sampai 2 persen lebih,” ungkap Suyatmin.

Tingginya angka partisipasi pemilih, apabila ditarik garis lurus, menunjukan tingkat kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya cukup tinggi.

Menurut Suyatmin, ada banyak faktor yang melatarbelakangi tingginya partisipasi tersebut. Bisa jadi, pemilihan presiden yang menawarkan tiga pasangan calon, menjadi salah satu penentu.

“Bisa juga, karena hasil kerja kami, KPU, pemerintah dan seluruh stakeholder, termasuk media yang melakukan sosialisasi, juga bisa memicu partisipasi masyarakat. Saya rasa, semua pihak turut serta menyukseskan pemilu,” simpulnya.

Sementara itu, saat ditanya perihal angka ketidakhadiran warga dalam menggunakan hak pilihnya, Suyatmin menegaskan pada pemilu kali ini, warga Kabupaten Pasuruan yang tidak menggunakan hak pilihnya di TPS, berada di kisaran angka 11 persen.

Namun begitu, kata Suyatmin, angka tersebut tidak serta merta bisa disimpulkan bahwa seluruhnya apatis. Sehingga memilih golput dengan tidak datang ke TPS.

"Karena jadi hak warga juga kalau mereka golput atau memilih tidak datang ke TPS," tutupnya. (emil)




Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wabup Gus Shobih Serahkan Salinan Penetapan Pengangkatan Wali 22 Anak Yayasan Metal Muslim Al Hidayah

Sebanyak 22 anak binaan Yayasan Metal Muslim Al Hidayah di Rejoso, Kabupaten Pas...

Article Image
Tekan Inflasi dan Dorong UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Festival Pasar Murah di Nguling

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Peri...

Article Image
Jemput Bola. Kantor Imigrasi Pasuruan Buka Layanan Paspor di CFD Pandaan

Layanan kepengurusan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan kini t...

Article Image
Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia 2026. Mas Rusdi - Gus Shobih Bagikan Sepeda Gunung dan 1 Ekor Kambing

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Nonton Bareng (Nobar) Semifinal Piala Du...

Article Image
Kejurnas Finswimming Piala Bupati Badung Open 2026. Kabupaten Pasuruan Raih Juara Umum II

Kontingen Pengkab Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten P...