Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Pasca Kebakaran, Disperindag Kabupaten Pasuruan Ajak Pedagang Buah di Pasar Pasrepan Segera Pindah Ke Lokasi Baru

Gambar berita: Pasca Kebakaran, Disperindag Kabupaten Pasuruan Ajak Pedagang Buah di Pasar Pasrepan Segera Pindah Ke Lokasi Baru

Pasca terbakarnya ratusan bedak di Pasar Buah Pasrepan pada Rabu (07/06/2017) dini hari, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)  langsung memerintahkan Kepala UPT dan Kepala Pasar Pasrepan, untuk langsung melakukan sosialisasi kepada para pedagang guna menempati bedak baru yang telah disiapkan tak jauh dari lokasi kebakaran.

Edy Suwanto, Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan mengatakan, jauh-jauh hari sebelum kejadian, pihaknya telah menyarankan para pedagang yang ada di Pasar Buah tersebut untuk pindah ke tempat baru yang selesai dibangun pada tahun 2016 lalu. Hanya saja, para pedagang sepakat untuk pindah setelah Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

“Kita sudah menghimbau kepada pedagang supaya bisa pindah ke tempat baru, tapi himbauan kami tidak diindahkan dengan alasan nunggu setelah lebaran, karena kalau sudah puasa, pasti banyak langganan yang bingung nyari tempat jualan para pedagang tersebut,” kata Edy di sela-sela meninjau lokasi kebakaran.

Ditambahkannya, tempat yang baru jauh lebih representative, di mana untuk dapat membangun 403 stan/los/kios di Pasar Buah Pasrepan, Pemkab Pasuruan telah menyiapkan anggaran sebesar 4 Milyar yang pembangunannya dimulai tahun 2015 hingga 2016. Selain itu, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan pusat juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,7 Milyar pada tahun 2015 lalu untuk mempercantik pasar buah tersebut.

“Makanya kami mengembalikan sepenuhnya kepada para pedagang, karena yang jelas tempat baru ini lebih bersih, lebih aman karena tidak terbuat dari bamboo atau kayu yang mudah terbakar. Ya semoga saja dengan kejadian ini, para pedagang bisa langsung berpikir cepat untuk pindah ke tempat baru,” imbuhnya.

Lebih lanjut Edy menambahkan, pihaknya masih melakukan penghitungan terhadap besaran kerugian yang diakibatkan dari kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.40 WIB itu. Hanya saja, pihaknya telah mentaksir sekitar 60-70% barang dagangan berhasil diselamatkan sebelum api datang.

“Kami juga bersyukur karena pedagang masih bisa menyelamatkan barang dagangannya. Mungkin karena melihat pusat kebakaran, sehingga pedagang lainnya bergerak cepat membawa seluruh jualannya,” terangnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mangga Putar Pasuruan Juara National Manggo Contest 2026

Siapa sangka, mangga klonal 21 atau yang populer kita sebut dengan Mangga Putar...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bantu Pembangunan Pasar Kepulungan Pasca Kebakaran

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan ak...

Article Image
Gus Shobih Resmikan Program Sekolah Lestari di SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meresmikan sekolah lestari di Kabupaten Pas...

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...