Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pastikan Penyembelihan Hewan Qurban Sesuai SOP dan Syariat Agama, Plh Bupati Mujib Imron Sidak RPH

Gambar berita
10 Juli 2022 (10:20)
Kesehatan
6281x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk memastikan proses penyembelihan hewan qurban sesuai syariat agama, Plh Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Wonorejo, Minggu (10/07/2022) pagi.

Dari pantauan di lapangan, usai melaksanakan sholat Idul Adha dan menyerahkan hewan qurban kepada pengurus Masjid Cheng Hoo Pandaan, Gus Mujib langsung menuju RPH Wonorejo.

Tujuannya tak lain untuk melihat sejauh mana proses penyembelihan qurban mulai ternak datang sampai proses penyembelihan hingga pemilahan daging, kulit dan jeroannya.

"Saya ingin melihat secara langsung bagaimana sapi ketika pertama kali datang ke RPH, sampai proses penyembelihan dan pemilahan daging beserta jeroannya," katanya.

Dari sidaknya, Gus Mujib menegaskan bahwa penyembelihan hewan qurban di RPH sangat baik. Dalam artian sudah sesuai SOP (standart operasional prosedur) maupun syariat agama islam.

Utamanya ketika sapi baru datang tak langsung disembelih,melainkan ditempatkan di ruang peristirahatan. Selama di tempat tersebut, sapi maupun kambing yang akan diqurban diberi pakan dan dibiarkan minimal 12 jam supaya dapat beradaptasi.

Selain itu, ketika akan disembelih, petugas akan menuntun sapi menuju gang way alias semacam lorong hingga menuju alat penjepit. Sedangkan sapi-sapi yang belum disembelih tidak diperlihatkan agar tak stress sehingga bisa melakukan hal yang membuat petugas kewalahan.

"Ketika satu sapi akan disembelih, maka sapi yang lain tidak boleh melihatnya. Semuanya ditempatkan secara terpisah supaya sapi yang belum disembelih tidak stress. Kalau stress bisa bahaya dan membahayakan petugas," tegasnya.

Begitu pula dengan pisau yang akan digunakan untuk menyembelih, Gus Mujib melihatnya sangat tajam. Dan hak tersebut sudah sesuai sunnah Rosululloh dan sama halnya dengan menghormati ternak yang akan disembelih.

"Sekalipun dengan hewan, kita juga harus menghormati. Saya lihat proses penyembelihannya tadi cepat sekali. Karena pisaunya sangat tajam dan itu yang memang disunnahkan, jangan sampai pisaunya tumpul atau berkarat, kasian hewan qurbannya," harapnya.

Kepada seluruh umat muslim mampu, Gus Mujib menghimbau agar melaksanakan qurban. Hal tersebut bukan hanya akan bermanfaat bagi orang lain yang merasakan daging qurbannya, Melainkan juga memberikan manfaat bagi orang yang berqurban itu sendiri.

"Insya Allah qurban kita semua diterima oleh Allah SWT. Dan daging dari hewan yang kita qurbankan bisa dirasakan oleh kaum dhuafa dan masyarakat lain yang membutuhkan," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu menambahkan, setelah hewan disembelih, petugas langsung mengangkat hewan qurban tersebut dengan menggunakan troli.

Selanjutnya langsung dikuliti, dipotong dan dipiliah serta dipindahkan menuju ruang jeroan merah dan hijau. 

"Kalau sudah dipotong maka kita pilah dan kita pisah untuk kita pindah ke ruang jeroan merah dan hijau. Kalau jeroan merah untuk tempatnya jantung dan hati, serta ruang jeroan hijau mulai rumen sampai usus belakang. Kita bersihkan semua kotorannya, termasuk kalau ada temuan seperti cacing pita, dll kita sendirikan dan kita buang. Sedangkan dagingnya yang layak kemudian kita bungkus dan siap dibagikan," jelasnya. 

Di Kabupaten Pasuruan sendiri, Diana menegaskan ada 10 RPH yang siap menampung hewan qurban yang akan disembelih. Dari masing-masing RPH, sudah disiapkan juleha (juru penyembelih hewan) qurban yang bersertifikat dengan dibantu tukang jagal yang berpengalaman serta diawasi oleh para petugas. Mulai dari mantri hewan, dokter hewan sampai petugas lain dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan.

"Kita kerahkan semua petugas mulai mantri hewan, puskeswan, dokter hewan dan semua petugas di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kita pastikan hewan qurban yang akan disembelih sehat dan sesuai syariat agama islam," imbuhnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...