Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pastikan UNBK Tanpa Ada Masalah, Plt Bupati Pasuruan, Riang Kulup Prayudha Sidak SMK- SMK di Pegunungan

Gambar berita
04 April 2018 (11:31)
Pendidikan
3136x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk memastikan pelaksanaan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) pada sekolah-sekolah di daerah pegunungan yang kerapkali memiliki kendala dalam hal jaringan internet, Plt Bupati Pasuruan, Riang Kulup Prayudha melakukan Inspeksi Mendadak, Rabu (04/04/2018).

Setidaknya ada 3 sekolah yang dikunjungi, yakni SMKN 1 Prigen, SMK Tekstil Pandaan dan SMKN 1 Purwosari. Dengan didampingi Sekda, Agus Sutiadji dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur untuk Kota dan Kabupaten Pasuruan, Indah Yudiani, pria yang akrab disapa Mas Gagah itu melihat satu per satu kelas-kelas yang digunakan sebagai tempat pelaksanaan UNBK.

"Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Tidak ada jaringan internet yang bermasalah, contohnya saja soal tiba-tiba tidak muncul di layar atau mungkin koneksi yang lemot. Seluruhnya sesuai harapan kita," kata Gagah di sela-sela monitoring di SMKN 1 Prigen.

Sekolah-sekolah di wilayah pegunungan seperti Prigen, Tosari, Purwodadi, Purwosari dan wilayah lainnya memiliki resiko yang lebih besar bila dibanding dengan sekolah-sekolah di daerah pesisir. Oleh karenanya, Gagah menghimbau kepada para pengawas hingga Cabang Dinas Pendidikan Propinsi untuk betul-betul mengawasi dan siap dalam menghadapi seluruh permasalahan tersebut.

"Tadi saya sudah berpesan kepada semua pengawas untuk senantiasa berkomunikasi dengan Cabang Dinas Pendidikan Propinsi. Dan alhamdulillah sudah dilaksanakan. Mudah-mudahan sampai hari terakhir pelaksanaan UNBK, sama seperti hari ini, " imbuhnya.

Sementara itu, Indah Yudiani menambahkan bahwa seluruh SMK dan SMA negeri/swasta di Kota dan Kabupaten Pasuruan tahun ini melaksanakan Computer Based Test (CBT), kecuali MA Darul Lughoh Wad Da'wah Raci yang masih melaksanakan Ujian berbasis kertas dan pensil (paper based test).

"Mungkin itu kebijakan dari Pondok sendiri sehingga ada alasan yang kuat kenapa tidak melaksanakan UNBK. Yang jelas kita sudah mengintruksikan kepada semua SMK dan SMA agar melaksanakan UNBK, " tandasnya kepada Suara Pasuruan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Investor China Siap Tanam Modal 25 Triliun di Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Pasuruan kian dilirik para investor asing yang ingin menanamkam modaln...

Article Image
Gubernur Khofifah Resmikan RKB, Ruang Makan dan Asrama SMAN Taruna Madani Jatim

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan ruang kelas baru, ruang...

Article Image
Cari Solusi Konflik Agraria 10 Desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Mas Bupati Rusdi Beraudiensi Dengan DPR RI

Untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan agraria yang melibatkan 10 Des...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasurua...

Article Image
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan 2027, Wabup Gus Shobih Tekankan Penguatan Potensi dan Regulasi Investasi

Di awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memaksimalkan pembanguna...