Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemerintah Canangkan Tiga Fase Program Pemulihan Koperasi dan UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

Gambar berita
24 Juli 2020 (12:45)
Pelayanan Publik
3989x Dilihat
0 Komentar
admin

Berbagai upaya cepat terus dilakukan oleh pemerintah agar keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar tetap bertahan di tengah pandemi Covi-19. Seperti yang diungkapkan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki dalam laporannya kepada Presiden di Istana Negara, Jakarta pada hari Kamis, (23/7/2020) bahwa pihaknya telah menyiapkan tiga fase program pemulihan koperasi dan UMKM melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

“Pada fase awal ini kami telah melakukan restrukturisasi pinjaman mitra LPDB dalam bentuk penundaan pembayaran angsuran dan jasa selama 12 bulan. Fase kedua merupakan fase pemulihan ekonomi dimana pemerintah menyediakan alokasi pembiayaan tambahan sebesar Rp1 triliun yang khusus disalurkan kepada koperasi untuk menjangkau sekitar 4,8 juta UMKM anggotanya”, ujarnya.

Di acara Penyaluran Dana Bergulir untuk Koperasi Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional tersebut ia juga menyampaikan tentang fase ketiga yang fokus pada penumbuhan ekonomi. Sehingga Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah telah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk memudahkan akses pembiayaan koperasi dan UMKM dengan bunga ringan dan pendampingan.

Saat ini, Kementerian Koperasi dan UKM telah melakukan restrukturisasi terhadap 40 mitra koperasi dengan memberikan fasilitas penundaan pokok, perpanjangan jangka waktu hingga penambahan fasilitas pinjaman atau pembiayaan dengan total outstanding sebesar Rp135,7 miliar. Selama masa penundaan pembayaran, LPDB tidak mengenakan bunga. Sehingga secara langsung memberikan subsidi bunga hingga 100 persen selama satu tahun. Tentunya upaya tersebut memudahkan membangun kelembagaan di UMKM.

“Ini juga bagian dari upaya kami untuk membangun kelembagaan yang lebih mudah di UMKM.  Sekaligus memudahkan dalam pembinaan ke depan. Sebab, jumlah UMKM sangat besar, 64 juta dan terpencar. Kalau kita tidak sederhanakan kelembagaannya maka akan berat di pembinaannya”, jelasnya seperti dikutip laman kominfo.go.id.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, sejumlah koperasi penerima program Pemulihan Ekonomi Nasional melalui LPDB sebanyak 6 koperasi penerima restrukturisasi berupa penundaan pokok dan bunga serta 14 koperasi penerima perluasan modal kerja. Sebagian besar penerima lainnya mengikuti jalannya acara dari Gedung Smesco melalui telekonferensi video. (Dani+Eka Maria)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Satpol PP, PN Bangil dan Bea Cukai Pasuruan Razia Peredaran Rokok Illegal di Rembang

Satpol PP Kabupaten Pasuruan bersama kantor Kantor Bea Cukai Pasuruan dan Kejaks...

Article Image
Perdana. Mas Rusdi - Gus Shobih Safari Ramadhan Bersama Forpimda dan Ulama

Perdana, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Safari Ramadhan bersama Forkopi...

Article Image
Operasi Pasar Ramadhan. Diskoperindag Kabupaten Pasuruan Jual Beras SPHP, Gula dan Minyakita Murah

Untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 hijri...

Article Image
Ketua Perwosi Mela Rusdi Buber Bareng Pelajar Sekolah Rakyat

Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan,...

Article Image
Udeng dan Kaweng Tengger Tosari Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

 Udeng dan Kaweng Tengger khas Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan mendapa...