Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Gelar Upacara Peringati Hari Otoda ke 28

Gambar berita
25 April 2024 (03:27)
Pemerintahan
1622x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Memperingati Hari Otonomi Daerah ke 28 tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Upacara.

Upacara tersebut digelar di Halaman Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kamis (25/4/2024) pagi dan dipimpin langsung oleh Plh Bupati Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko.

Sedangkan yang bertindak sebagai Komandan Upacara dipercayakan kepada Camat Purwodadi, Sugiarto dan Perwira Upacara Kepala Diskominfo, Ridwan Harris. Sementara peserta upacara terdiri dari 1SST ASN, Pol PP, Damkar, Linmas, BPBD dan lurah se-Kabupaten Pasuruan.

Untuk tahun ini, tema Hari Otoda ke 28 adalah “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat. Menurut Yudha, tema tersebut merupakan cerminan terhadap pelaksanaan pembangunan di daerah melalui pendekatan kebijakan yang berkelanjutan dan implementasi regulasi Ekonomi Hijau.

"Konteksnya, pertumbuhan ekonomi dilakukan dengan memperhitungkan aspek keadilan sosial dan pelestarian lingkungan. Bagaimana mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang," katanya.

Seperti diketahui, dalam konteks ekonomi hijau yang merupakan salah satu dari enam strategi transformasi ekonomi Indonesia untuk mencapai visi 2045, kebijakan desentralisasi memberikan ruang bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan pengelolaan sumber daya alam secara lebih efisien dan berkelanjutan.

Di Kabupaten Pasuruan, konsep ekonomi hijau diartikan bagaimana berbicara soal kesejahteraan dan lingkungan. Dalam artian, setiap pembangunan di daerah harus memperhatikan lingkungan. Apabila betul-betul dilakukan, maka akan tercipta dampak positif bagi lingkungan itu sendiri.

"Contohnya kalau kita menggunakan energi surya, itu sama halnya dengan memperhatikan lingkungan. Dengan menggabungkan kebijakan otonomi daerah yang berfokus pada pembangunan ekonomi hijau, kita dapat menciptakan dampak positif bagi lingkungan, perekonomian secara keseluruhan," bebernya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...

Article Image
Gus Shobih Buka Sosialisasi Dana Hibah Bagi Guru PAUD dan PNF se-Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pendidikan menggelar Sosialisasi ban...

Article Image
Bosai Mineral Group dan SIER Lakukan Kunjungan Tindak Lanjut ke Bupati Pasuruan, Komitmen Investasi Diperkuat

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menerima kunjungan tindak lanjut dari PT. Bosai Mi...

Article Image
Atasi Masalah Sampah, Pemkab Pasuruan Gandeng PT. RWM Terapkan Teknologi RDF

Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan...