Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Gelar Upacara Peringati Hari Otoda ke 28

Gambar berita
25 April 2024 (03:27)
Pemerintahan
1557x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Memperingati Hari Otonomi Daerah ke 28 tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Upacara.

Upacara tersebut digelar di Halaman Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kamis (25/4/2024) pagi dan dipimpin langsung oleh Plh Bupati Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko.

Sedangkan yang bertindak sebagai Komandan Upacara dipercayakan kepada Camat Purwodadi, Sugiarto dan Perwira Upacara Kepala Diskominfo, Ridwan Harris. Sementara peserta upacara terdiri dari 1SST ASN, Pol PP, Damkar, Linmas, BPBD dan lurah se-Kabupaten Pasuruan.

Untuk tahun ini, tema Hari Otoda ke 28 adalah “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat. Menurut Yudha, tema tersebut merupakan cerminan terhadap pelaksanaan pembangunan di daerah melalui pendekatan kebijakan yang berkelanjutan dan implementasi regulasi Ekonomi Hijau.

"Konteksnya, pertumbuhan ekonomi dilakukan dengan memperhitungkan aspek keadilan sosial dan pelestarian lingkungan. Bagaimana mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang," katanya.

Seperti diketahui, dalam konteks ekonomi hijau yang merupakan salah satu dari enam strategi transformasi ekonomi Indonesia untuk mencapai visi 2045, kebijakan desentralisasi memberikan ruang bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan pengelolaan sumber daya alam secara lebih efisien dan berkelanjutan.

Di Kabupaten Pasuruan, konsep ekonomi hijau diartikan bagaimana berbicara soal kesejahteraan dan lingkungan. Dalam artian, setiap pembangunan di daerah harus memperhatikan lingkungan. Apabila betul-betul dilakukan, maka akan tercipta dampak positif bagi lingkungan itu sendiri.

"Contohnya kalau kita menggunakan energi surya, itu sama halnya dengan memperhatikan lingkungan. Dengan menggabungkan kebijakan otonomi daerah yang berfokus pada pembangunan ekonomi hijau, kita dapat menciptakan dampak positif bagi lingkungan, perekonomian secara keseluruhan," bebernya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...

Article Image
Resmikan RSNU Pasuruan, Gubernur Khofifah Tekankan Layanan Kesehatan Yang Harus Makin Berkualitas dan Terakses Merata

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap, kehadiran Rumah Sakit Na...

Article Image
Gubernur Khofifah Resmikan Rumah Sakit Nahdhatul Ulama Pasuruan

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan Rumah Sakit Nahdlatul U...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan IHCBA 2025

Awal tahun 2026, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meraih penghargaan dalam ajang In...