Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Kian Fokus Dalam Penanganan Stunting

Gambar berita
11 Maret 2022 (16:05)
Pelayanan Publik
2395x Dilihat
0 Komentar
admin

Hadir dalam kegiatan sosialisasi edukasi gizi seimbang di Balai Desa Pateguhan, Kecamatan Gondang Wetan, Jumat (11/3/2022) pagi, Wakil Bupati Mujib Imron menekankan tentang upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam mengatasi stunting. Disampaikannya bahwa saat ini, pelaksanaan program reduksi kasus gizi buruk pada balita menjadi perhatian serius. Hal itu dikarenakan stunting sangat menggangu pertumbuhan anak.

"Stunting ini cukup menjadi perhatian yang serius dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Kita terus berusaha maksimal karena stunting dapat mengganggu pertumbuhan anak sehingga tidak maksimal,” ujar Wakil Bupati.

Maka dari itu, Wakil Bupati meminta kepada orang tua agar memberikan pengawasan kepada putra-putrinya terkait pemenuhan asupan gizinya. Terlebih dalam masa pertumbuhan, anak harus mendapatkan gizi yang cukup. Seperti halnya makanan yang mengandung unsur 4 sehat 5 sempurna.

Selain gizi makanan yang harus diperhatikan, Gus Mujib sapaan akrab Wakil Bupati Pasuruan tersebut juga berpesan kepada ibu hamil agar melakukan pemeriksaan kesehatan kandungannya secara rutin. Hal itu karen perkembangan anak perlu dipantau pada saat masa-masa kehamilan.

"Kemudian bagi ibu hamil, wajib untuk periksa rutin. Mulai hamil diperiksakan ke dokter. Sehingga ada deteksi dini saat mengandung. Saya minta kader kesehatan dan kader Posyandu terus sosialisasi demi menjaga kesehatan bersama,” pintanya.

Lebih lanjut, Gus Mujib juga meminta kepada para orang tua agar memperhatikan pola asuh anak. Dalam mengasuh anak diharapkan mampu memberikan perhatian lebih kepada putra-putrinya. Seperti kondisi kesehatan, pendidikan serta pergaulannya.

Terakhir, Wakil Bupati menginstruksikan  kepada peserta edukasi yang hadir agar terus memantau dan memonitor perkembangan anak. Menuju masa keemasan Indonesia yang diprediksi akan maju pada tahun 2045. Harapannya, ke depannya mereka akan menjadi generasi emas. Tentunya dengan tumbuh kembang yang maksimal serta terhindar dari bahaya stunting. (Iguh+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pengusaha Beji Ini Sukses Bikin “Siwalan Mix Legen” Jadi Minuman Paling Dicari

Potensi buah siwalan yang tumbuh subur di beberapa desa di Kecamatan Beji, Kabup...

Article Image
Syi'iran Bluk Gebluk. Tetap Lestari Dijaga Warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan Ratusan Tahun

Syi’iran Bluk Gebluk, seni dan tradisi dakwah Islam khas Desa Rembang, Kecamatan...

Article Image
Wabup Gus Shobih Serahkan Salinan Penetapan Pengangkatan Wali 22 Anak Yayasan Metal Muslim Al Hidayah

Sebanyak 22 anak binaan Yayasan Metal Muslim Al Hidayah di Rejoso, Kabupaten Pas...

Article Image
Tekan Inflasi dan Dorong UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Festival Pasar Murah di Nguling

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Peri...

Article Image
Jemput Bola. Kantor Imigrasi Pasuruan Buka Layanan Paspor di CFD Pandaan

Layanan kepengurusan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan kini t...