Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Optimis, Penerimaan PAD Sektor Wisata Capai Target Rp 500 Juta

Gambar berita
13 Oktober 2020 (17:18)
Pariwisata
2856x Dilihat
0 Komentar
admin

Meski dengan sistem buka tutup, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) optimis target PAD (Pendapatan asli daerah) dari sector pariwisata bisa mencapai Rp 500 juta.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan, Gunawan Wicaksono mengatakan, sampai sejauh ini, realisasi penerimaan PAD dari tempat wisata memang masih minim. Yakni Rp 227,955 juta.

Minimnya pemasukan untuk kas daerah ini, lantaran jumlah kunjungan ke 3 tempat wisata yang dikelola Pemkab Pasuruan, juga menurun akibat pandemi Covid-19 yang belum berlalu.

“Semua juga mengetahui bahwa kalau Zona merah, tempat wisata kita juga tutup. Sehingga pengunjung juga tidak boleh datang. Nah ketika sudah masuk Zona oranye, pengunjung boleh datang, tapi memang masih sedikit. Masih jauh dibandingkan saat keadaan normal lalu,” kata Gunawan, saat ditemui di kantornya, Selasa (13/10/2020) sore.

Seperti diketahui, tiga tempat wisata yang dikelola Pemkab Pasuruan diantaranya Pemandian Alam Banyubiru, Danau Ranu Grati dan Pos Loket Masuk ke Kecamatan Tosari-Bromo. Dari ketiga tempat ini, penerimaan retribusi wisata paling banyak dipegang oleh Pemandian Alam Banyubiru yang mencapai Rp 168,78 juta. Akan tetapi, Banyubiru sendiri sudah tidak lagi dibuka sejak Maret atau awal Pandemi Covid-19 karena lokasinya masih ada kegiatan perbaikan sarana dan prasarana.

“Sekarang juga ada pengerjaan fisik menyeluruh dari dana DAK di Banyubiru, Sehingga sementara kami tutup agar bisa fokus menyelesaikan pengerjaan fisik DAK mulai pavingisasi sampai kios PKL,” terangnya.

Setelah Banyubiru, penerimaan PAD paling banyak ditumpu dari pos loket masuk ke Tosari-Bromo. Total penerimaan sampai hari ini tercatat mencapai Rp 41,515 juta. Sedangkan Ranu Grati hanya mencapai Rp 17,664 juta. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...