Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Raih Anugerah Program Ekonomi Terpuji detikjatim Awards 2024

Gambar berita
26 November 2024 (08:47)
Ekonomi
1139x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meraih Anugerah Program Ekonomi Terpuji detikjatim Awards 2024.

Penghargaan yang diraih dari kategori Akselerator Ketahanan Pangan, dan diserahkan oleh Head of News detikcom, Elvan Dany Sutrisno kepada Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis di Dyandra Convention Center, Surabaya, Senin (25/11/2024) malam.

Dalam kategori akselerator ketahanan pangan, Pemkab Pasuruan dirasa berhasil dalam mendorong inovasi di sektor pangan dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Baik dari sektor ketahanan pangan dan pertanian, sektor peternakan maupun perikanan.

Untuk sektor ketahanan pangan dan pertanian, Kabupaten Pasuruan menjadi salah satu penyangga ketahanan pangan di Jawa Timur.  Hal ini dapat dilihat dari data statistik pertanian tahun 2023 . Dimana produksi tanaman pangan utama, utamanya padi sebesar 859.174 ton dan produksi jagung sebesar 311.821 ton.

Untuk mencapai peningkatan produksi tanaman pangan utama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan bersinergi dengan  Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur serta Kementerian Pertanian. Khususnya melalui program kegiatan Pengembangan Kawasan Komoditas serta Program PAT (Perluasan Areal Tanam) untuk komoditas padi.

Selain komoditas padi, Pemkab Pasuruan juga punya inovasi dalam rangka pengendalian inflasi daerah yang dinamakan GERTAM BABE alias Gerakan Tanam Bawang Merah dan Cabe.

Inovasi ini terbukti efektif dalam menekan harga cabe yang sampai tembus di kisaran Rp 100 ribu lebih per 1 kilogram. Lantaran seluruh desa/kelurahan/kecamatan dan lingkungan kantor Perangkat Daerah sama-sama kompak menanam tanaman cabai.

Inovasi PANGKAL BEMO berupa produk turunan tepung Mocaf diolah menjadi beberapa produk makanan. Seperti Brownies Krispi dan Cookies yang dipasarkan hingga ke Papua, Batam dan Riau. Targetnya, mampu meningkatkan produksi pangan, memperbaiki gizi masyarakat, serta menguatkan ekonomi lokal.

Tak berhenti sampai di situ, untuk penanganan  pertanian dari hulu ke hilir, dilaksanakan pembinaan petani milenial melalui program YESS (Youth Enterpreneurship and Employment Support Services). Dimana tahun ini mendapatkan Penghargaan Award Petani Milenial melalui KRENOTEK (Kreatifitas Inovasi dan Teknologi)  dengan inovasi Teh Semalam (Teh Sedap Malam) dan Pembenihan Kentang Merah Sistem In vitro.

Lain halnya di bidang peternakan. Kabupaten Pasuruan tercatat sebagai salah satu penyumbang terbesar susu di provinsi Jawa timur, dengan total produksi mencapai 96.300 ton per tahun.

Selain itu, Pasuruan juga memproduksi daging sebanyak 26.700 ton per tahun dan telur sebanyak 16.900 ton, sehingga terbukti mendukung ketahanan pangan lokal dan regional.

Keberhasilan ini mencerminkan potensi besar sektor peternakan di Pasuruan, yang tidak hanya memastikan ketersediaan pangan bergizi, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.

Dalam hal program unggulan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan mempunyai program unggulan seperti Pelatihan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Petani di Kecamatan dan Desa Bagi Pelaku Usaha Olahan Hasil Peternakan serta Program Gerakan Minum Susu (Germisu).

Germisu dilakukan sebagai  salah satu bentuk dukungan terhadap kebijakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto terkait makan bergizi dan minum susu gratis.

Dan yang terakhir adalah perihal Potensi Perikanan budidaya dan perikanan tangkap di Kabupaten Pasuruan yang menjadi salah satu pasokan data logistik terbaik se Jawa timur.

Dari fakta ini, secara langsung mampu mendorong peningkatan Angka Konsumsi Ikan (AKI) secara signifikan pada Th.2023 mencapai 59, 03 kg/perkapita/ th melalui upaya Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) dan Introduksi olahan ikan sehingga tercipta generasi yang sehat, kuat dan cerdas.

Ada pula inovasi Program BULEK PRAS ( Budidaya Lele Keluarga Pra Sejahterah) saat ini sedang  terus digalakkan sebagai langkah konkrit perwujudan ketahanan pangan daerah. Hal tersebut diikuti pula dengan peningkatan layanan kpd pelaku usaha perikanan ( Nelayan, Pembudidaya dan Pengolah Pemasar) melalui inovasi Mobile Gerai Niku Ikan MAS (Klinik Usaha Perikanan Maslahat)

Atas semua inovasi yang berbuah penghargaan, Pj Bupati Nurkholis menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Pasuruan. Sebab telah berkontribusi mewujudkan program ketahanan pangan yang kuat.

“Penghargaan ini adalah milik masyarakat Pasuruan. Ketahanan pangan yang kita capai adalah hasil kerja keras bersama. Kami akan terus meningkatkan inovasi, terutama melalui program makan siang bergizi dan diversifikasi pangan nonberas," ujar Nurkholis. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mensos Gus Ipul Siap Dorong 5 Juta KPM PKH di Jatim jadi Anggota KDMP

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf menyatakan siap mendorong 5 juta Keluarga Pen...

Article Image
Program Stimulus 1% Pembayaran PBB P2 di Kabupaten Pasuruan, Direspon Positif Wajib Pajak

Pemkab Pasuruan memberikan insentif fiskal atau stimulus potongan 1% kepada waji...

Article Image
Kitiran Sewu. Cara Warga Dusun Pronojiwo, Desa Blarang, Kecamatan Tutur Saat Musim Angin

Indonesia kaya akan beragam budaya dan adat istiadat yang turun temurun. Sebuah...

Article Image
Kapolda Jatim bersama Bupati Rusdi Pimpin Tanam Jagung Serentak di Rembang, Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Bupati Pasuruan HM. Rusdi Sutejo bersama Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa...

Article Image
Siaga Tanpa Henti: Mas Rusdi Resmi Luncurkan UGD Puskesmas 24 Jam

Pemerintah Kabupaten Pasuruan resmi meluncurkan layanan Unit Gawat Darurat (UGD)...