Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Sayangkan Peternak Yang Tolak Pemberian Vaksin PMK

Gambar berita
01 Juli 2022 (15:44)
Kesehatan
2803x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyayangkan para peternak/pemilik sapi yang menolak pemberian vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK).

Pasalnya, sejak datangnya vaksin dua pekan lalu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan langsung mendistribusikan vaksin tersebut ke 24 kecamatan. Utamanya di wilayah yang menjadi sentra peternakan sapi perah dan sapi potong.

Namun, ketika petugas mendatangi para peternak, banyak penolakan dari para peternak itu sendiri.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu mengatakan, banyaknya penolakan berasal dari peternak sapi potong.

Mereka khawatir sapi yang saat ini dalam kondisi sehat justru mengalami masalah setelah disuntik vaksin tersebut.

"Rata-rata jawabannya sama. Karena mereka justru takut kalau setelah divaksin, sapi-sapinya sakit dan mati," kata Diana di sela-sela kesibukannya, Jumat (01/07/2022).

Untuk diketahui, datangnya vaksin tak lain untuk mencegah PMK semakin meluas. Kata Diana, meskipun vaksin diberikan secara cuma-cuma oleh pemerintah, namun pihaknya masih banyak menemukan para peternak yang waswas setelah disuntik akan mengganggu penjualan hewan ternak mereka.

Terlebih saat ini peternak selalu mengandalkan momentum Idul Adha untuk panen keuntungan.

"Memang kalau ditolak ya kami gak bisa memaksa. Terlebih sekarang momennya dekat dengan Idul Qurban. Banyak yang ingin meraup keuntungan. Dan inilah yang mau gak mau harus kami pahami," jelasnya.

Diana menjelaskan, jumlah vaksin yang telah disuntikkan ke sapi-sapi sudah mencapai lebih dari 15.654 ekor. Padahal stok vaksin masih banyak hingga mencapai 89.100 dosis.

Oleh karenanya, pihaknya tetap intens memberikan edukasi terhadap peternak agar mau divaksin.

"Yang jelas kami tidak akan menyerah untuk meyakinkan kepada para peternak akan pentingnya vaksin sebagai penahan laju penyebaran PMK," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Siap-siap, Sensus Ekonomi 2026 akan segera dimulai.Di Kabupaten Pasuruan, dimula...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Tasyakuran dan Soft Opening Command Center Terintegrasi

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan memulai operasi...

Article Image
Pimpin Rakor dan Launching Mobil Operasional Satgas MBG. Bupati Pasuruan : Jadilah Satu Kesatuan Yang Saling Menguatkan Sampai Program Berhasil

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan seluruh penerima...

Article Image
Berkunjung ke SPPG Sumbergedang, Pilot Project Pengelola MBG di Kabupaten Pasuruan

Apa yang anda pikirkan saat berbicara tentang program Makan Bergizi Gratis alias...