Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Sayangkan Peternak Yang Tolak Pemberian Vaksin PMK

Gambar berita
01 Juli 2022 (15:44)
Kesehatan
2691x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyayangkan para peternak/pemilik sapi yang menolak pemberian vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK).

Pasalnya, sejak datangnya vaksin dua pekan lalu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan langsung mendistribusikan vaksin tersebut ke 24 kecamatan. Utamanya di wilayah yang menjadi sentra peternakan sapi perah dan sapi potong.

Namun, ketika petugas mendatangi para peternak, banyak penolakan dari para peternak itu sendiri.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu mengatakan, banyaknya penolakan berasal dari peternak sapi potong.

Mereka khawatir sapi yang saat ini dalam kondisi sehat justru mengalami masalah setelah disuntik vaksin tersebut.

"Rata-rata jawabannya sama. Karena mereka justru takut kalau setelah divaksin, sapi-sapinya sakit dan mati," kata Diana di sela-sela kesibukannya, Jumat (01/07/2022).

Untuk diketahui, datangnya vaksin tak lain untuk mencegah PMK semakin meluas. Kata Diana, meskipun vaksin diberikan secara cuma-cuma oleh pemerintah, namun pihaknya masih banyak menemukan para peternak yang waswas setelah disuntik akan mengganggu penjualan hewan ternak mereka.

Terlebih saat ini peternak selalu mengandalkan momentum Idul Adha untuk panen keuntungan.

"Memang kalau ditolak ya kami gak bisa memaksa. Terlebih sekarang momennya dekat dengan Idul Qurban. Banyak yang ingin meraup keuntungan. Dan inilah yang mau gak mau harus kami pahami," jelasnya.

Diana menjelaskan, jumlah vaksin yang telah disuntikkan ke sapi-sapi sudah mencapai lebih dari 15.654 ekor. Padahal stok vaksin masih banyak hingga mencapai 89.100 dosis.

Oleh karenanya, pihaknya tetap intens memberikan edukasi terhadap peternak agar mau divaksin.

"Yang jelas kami tidak akan menyerah untuk meyakinkan kepada para peternak akan pentingnya vaksin sebagai penahan laju penyebaran PMK," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...