Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Pemkab Pasuruan, Warga dan Belasan Perusahaan Bersihkan Sungai Kedondong Dengan Cara Digelontor

Gambar berita: Pemkab Pasuruan, Warga dan Belasan Perusahaan Bersihkan Sungai Kedondong Dengan Cara Digelontor

Jumat (06/10/2023) siang, belasan mobil tangki air bersih dikerahkan untuk membersihkan sungai kedondong yang kotor dan mengeluarkan bau yang tidak enak akibat limbah perusahaan.

Pembersihan sungai tersebut dilakukan dengan cara "digelontor". 

Dari pantauan di lapangan, sebanyak 15 unit tangki terlihat berjajar di pinggiran kali kedondong. Penggelontoran sungai tersebut dilakukan dengan menutup tanggul utama sungai hingga penutup sungai yang jaraknya sekitar 500 meter. 

Setelah itu, satu persatu tangki berisikan 5000 liter langsung memindahkan air dari tangki ke dalam sungai tersebut sampai penuh. Barulah selanjutnya dilakukan penggelontoran secara manual sampai sampah dan limbah cair tersebut terurai dan hilang bersamaan dengan mengalirnya air dari tanggul utama.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan mengatakan, penggelontoran sungai kedondong merupakan tindak lanjut dari laporan warga yang resah akan bau tidak sedap yang berasal dari sungai tersebut.

Terlebih di musim kemarau, air di sungai kedondong tak mengalir, sehingga hanya menyisakan limbah perusahaan yang pekat dan menempel di dinding sungai itu sendiri.

"Apalagi musim kemarau, jadi sepertinya limbah cair ini pekat dan nempel ke dinding sungai yang berakibat bau kurang sedap dirasakan oleh warga. Maka dari itu, kami lakukan penggelontoran sungai ini," katanya.

Untuk dapat menggelontor sungai tersebut, DLH mengajak 12 perusahaan yang berlokasi di sekitar sungai kedondong. Seperti Behaestex, PT UJK, PT Multi Ekstraksi Indonesia, PT King Dragon Net, PT Ultra Prima Abadi, PT Finexco, PT Miramas, PT CS2 Pola Sehat, PT Setia Pesona Cipta, PT KIB, PT ATI dan PT BPP.

"Karena limbah itu dari perusahaan, ya kami minta untuk ikut berpartisipasi. Ada 12 perusahaan yang ada di situ dan mau untuk membantu penggelontoran sungai kedondong ini," jelasnya. 

Diharapkan, pasca penggelontoran selesai dilakukan, warga dan perusahaan terus bersinergi untuk membuat sungai kedondong tak bau lagi.

"Kalau hujan memang nggak bau karena air mengalir. Setelah ini perusahaan kami harapkan dapat bersinergi dengan warga untuk menjaga sungai kedondong agar tidak bau lagi," harapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Capai Target Universal Coverage Jamsostek 2026

BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan berupaya keras untuk mewujudkan universal coverage...

Article Image
Mangga Putar Pasuruan Juara National Manggo Contest 2026

Siapa sangka, mangga klonal 21 atau yang populer kita sebut dengan Mangga Putar...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bantu Pembangunan Pasar Kepulungan Pasca Kebakaran

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan ak...

Article Image
Gus Shobih Resmikan Program Sekolah Lestari di SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meresmikan sekolah lestari di Kabupaten Pas...

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...