Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemprov Jatim Gelar Apel Siaga Gabungan. Gubernur Khofifah Ingatkan Dampak Pasca Kebakaran Hutan dan Lahan

Gambar berita
07 Juni 2023 (13:26)
Lingkungan
2759x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Apel Siap Siaga Gabungan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Timur, Rabu (07/06/2023) pagi.

Apel tersebut digelar di Lapangan Kaliandra Resort Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, dan dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Hadir pula Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf; Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto; Kepala BKSDA Jatim, Nur Patria Kurniawan, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jatim, Jumadi dan undangan lainnya.

Ditemui usai apel selesai digelar, Khofifah menegaskan bahwa apel siap siaga gabungan sangat penting agar masing-masing elemen segera melakukan langkah antisipatif, mitigatif dan kosolidatif apabila ada potensi terjadinya kebakaran hutan maupun lahan di suatu kawasan.

"Kita melakukan apel siaga gabungan, supaya masing-masing elemen melakukan langkah antisipastif, mitigastif dan konsolidatif. Misalkan Tim Polisi Hutan, Tahura, pengelola taman nasional, BPBD, BNPB dan semua nya agar terbangun kewaspadaan akan potensi kebakaran hutan ataupun lahan," katanya.

Dijelaskan Khofifah, di Jatim sendiri, beberapa kota/kabupaten ditetapkan sebagai daerah rawan kebakaran hutan dan lahan. Kebanyakan merupakan bekas lahan hutan yang pernah terbakar pada 2022.

Daerah yang memiliki titik panas paling banyak ada di Situdondo dengan 33 titik. Kemudian Kabupaten Madiun dengan 17 titik dan Kabupaten Jombang dengan 15 titik rawan. Selain itu ada Pasuruan, Pamekasan, Kediri, dan Bojonegoro.

Kata Khofifah, dalam tiga tahun terakhir mulai 2019-2022, area kebakaran hutan di Jawa Timur makin mengecil. Meski begitu tidak bisa dilihat sebagai tolak ukur, lantaran ada potensi kerusakan keragaman hayati pasca kebakaran hutan/lahan.

"Kalau banyak yang mengalami kepunahan, maka gak bisa dihitung secara finansial berapa berapanya. Dampak yang diakibatkan dari kebakaran, itulah yang harus dipikirkan juga," tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi mencegah kebakaran lahan di musim kering, Pemprov Jatim melalui BPBD telah melakukan koordinasi dengan seluruh BPBD kabupaten/kota.

Selain itu, sejumlah langkah telah disiapkan. Antara lain membuka posko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), melakukan komunikasi dengan instansi terkait seperti TNI, Polri, Perhutani dan Dinas Kehutanan serta aktivis lingkungan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan Perbaiki Jalan Kedungbanteng - Wonokerto

Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara bertahap terus melakukan pemeliharaan berka...

Article Image
Mantapkan Kapasitas Kelembagaan, Wabup Shobih Lantik Dua Pejabat Fungsional Analis Kebencanaan

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori lantik jabatan fungsional Badan Penanggu...

Article Image
Goes to School, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Sosialisasikan PAREEDI

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo goes to school,...

Article Image
RSUD Bangil Gelar Baksos Operasi Bibir Sumbing, ABUS dan Pemeriksaan BMD

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil menggelar Bakti sosial operasi bibir sumbi...

Article Image
Rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan, RSUD Bangil Gelar Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis

Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan, Rumah Sakit Umum...