Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pengadilan Tinggi Agama Jatim, Pemprov/Pemkot/Pemkab Tandatanganii Kerja Sama Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak

Gambar berita
29 Juli 2025 (23:38)
Pemerintahan
380x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pengadilan Tinggi Agama bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemkot/Pemkab se-Jawa Timur menandatangani kerja sama pemenuhan perlindungan hak perempuan dan anak, Selasa (29/7/2025).

Penandatanganan tersebut digelar di Taman Candra Wilwatikta Pandaan, Kabupaten Pasuruan dan dilakukan oleh Kepala Pengadilan Tinggi Agama Jatim, Zulkarnain dengan Pemprov Jatim, yakni Kepala DP3AK Provinsi/Kota/Kabupaten se-Jawa Timur. 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyatakan bahwa kerentanan keluarga kerap terjadi baik dari pihak suami maupun istri.

“Banyak perempuan di kabupaten mengajukan cerai, ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya memahami arti keluarga yang utuh,” ujarnya.

Menurut Khofifah, ketahanan keluarga tak bisa dibangun hanya dengan formalitas, melainkan perlu adanya pemahaman dan kepercayaan antar pasangan.

“Saya ingin mengajak semuanya tetap berpegang pada referensi UU Keluarga Sejahtera, dan membangun pengertian serta trust dalam keluarga,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa definisi keluarga harus berdasarkan kebersamaan yang sah antara laki-laki dan perempuan. Dengan fondasi itu, diharapkan keluarga menjadi tempat aman dan nyaman bagi anak-anak tumbuh dan berkembang.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Timur, Zulkarnain dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai pondasi utama bangsa.

"Ketahanan keluarga itu seperti sebuah pondasi. Jadi harus dijaga dengan baik. Karena banyak sekali kasus perceraian di Jawa Timur," katanya. 

Dijelaskan Zulkarnain, proses perceraian tidak serta merta diputuskan begitu saja. 

“Satu tahap penting dalam proses pengadilan adalah mediasi, jadi perceraian harus melalui upaya penyelesaian terlebih dahulu,” katanya.

Zulkarnain juga menyoroti dampak perceraian terhadap psikologi anak.

“Jangan sampai perceraian terjadi berulang karena kekerasan, karena anak-anak akan menjadi korban paling rentan,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Fauzi, mengapresiasi inisiatif luar biasa dari Pemprov Jatim dalam mendorong kolaborasi perlindungan keluarga. 

“Ini sangat penting karena salah satu penyebab kekerasan anak adalah broken home,” ungkap Arifah.

Arifa juga menekankan pentingnya bimbingan dan pendidikan bagi pasangan suami istri untuk menghindari perceraian.

“Semakin sedikit perceraian, maka semakin besar peluang kita untuk melindungi anak-anak dari potensi kekerasan,” tuturnya.

Menurut data, angka perceraian di Jawa Timur termasuk tinggi karena sebanding dengan jumlah penduduknya yang besar. Oleh karena itu, kolaborasi antarinstansi seperti ini dianggap krusial untuk menekan angka perceraian dan memperkuat struktur keluarga.

“Harapannya dengan kerja sama ini, kita bisa melakukan pencegahan dan menjaga keutuhan keluarga serta perlindungan anak secara berkelanjutan,” pungkas Menteri Arifa dalam kesempatan tersebut. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Malam Tahun Baruan, Mas Rusdi Sidak Pasar Bangil

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo dibuat geram dengan para pedagang yang masih saja...

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Bagi-Bagi Bingkisan untuk Relawan Penjaga Perlintasan Sebidang Kereta Api

Menjelang pergantian tahun baru 2025 ke 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuru...

Article Image
Kawasan "Kumuh" di Kelurahan Bendomungal Bangil, Kini Cantik

Bangil, sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan terus dipercantik di setiap sudut kot...

Article Image
Buka Sosialisasi Wajar Dikdas 13 Tahun. Merita Rusdi Dorong Anak Pra-Sekolah Siap Masuk SD

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi wajib b...

Article Image
1 Januari 2026, 35 PNS Pemkab Pasuruan Masuki Purna Tugas

Awal tahun 2026 mendatang, sebanyak 35 pegawai negeri sipil (PNS) di Lingkungan...