Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pengerjaan Pembangunan, Rehabilitasi dan Pemeliharaan Jalan Usaha Tani Dari DBHCHT 2023, Rampung

Gambar berita
21 Februari 2024 (08:42)
Ekonomi
1941x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Selain jalan dan jembatan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga telah selesai melaksanakan pekerjaan pembangunan, rehabilitasi dan pemeliharaan jalan usaha tani yang anggarannya berasal dari DBHCHT (dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau) tahun 2023.

Total ada 49 titik lokasi yang menjadi target sasaran pekerjaan yang semuanya sudah selesai, dan diresmikan secara langsung oleh Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto di Desa Sumbersuko, Kecamatan Purwosari, Rabu (21/2/2024) siang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri menjelaskan, pembangunan jalan usaha tani merupakan pelaksanaan program penyediaan dan pengembangan prasarana pertanian. Pelaksanaan dan titik sasaran berdasarkan SK Bupati Pasuruan nomor 521.3/254/HK/424.013/2023 tertanggal 2 Januari 2023.

Dalam SK tersebut, lokasi kegiatan pembangunan jalan usaha tani tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan. Salah satunya di wilayah Desa Sumbersuko, dimana anggaran untuk pembangunan jalan usaha tani mencapai Rp 189.753.000.

"Contohnya di Desa Sumbersuko ini, pekerjaannya memakan waktu 60 hari kalender, dan sudah selesai dilaksanakan," jelasnya.

Dikatakan Lilik, manfaat jalan usaha tani jelas dirasakan oleh para petani. Utamanya menjadi akses mobilitas sarana dan prasarana untuk lahan pertanian di sekitarnya.

"Bukan hanya satu petani, tapi bisa sampai 50 hektar lahan di sekitarnya. Karena jalan usaha tani ini sangat penting untuk kelancaran kegiatan produksi tanaman pertanian seperti padi, jagung dan lainnya," katanya.

Sementara itu, usai meresmikan, Pj Bupati Andriyanto menegaskan bahwa  infrastruktur pertanian dalam pembangunan pertanian saat ini memiliki peranan yang sangat strategis. Khususnya berkaitan dengan upaya pencapaian sasaran program ketahanan pangan nasional sekaligus menunjang pembangunan pertanian yang efisien.

"Jalan pertanian sebagai bagian dari infrastruktur pertanian merupakan salah satu komponen dalam subsistem hulu. Saya berharap bisa mendukung usaha tani, pengolahan dan pemasaran hasil pertanian," ucapnya.

Dengan dibangunnya jalan usaha tani, maka kegiatan pertanian menurut Andriyanto akan semakin lancar. Dan muaranya adalah peningkatan ketahanan pangan, pengembangan agribisnis dan kesejahteraan petani.

"Yang pasti, ketika sudah dibangunkan, maka kami titip kepada para petani untuk dijaga. Karena maintainance itu yang paling sulit dilakukan. Tapi percayalah, apabila rutin, maka hasilnya pun juga sangat maksimal,"  tegasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan IHCBA 2025

Awal tahun 2026, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meraih penghargaan dalam ajang In...

Article Image
Berangkatkan Ribuan Peserta Jalan Sehat Kerukunan Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag, Wabup Gus Shobih Gelorakan Hidup Sehat Dengan Berolahraga

Jalan Sehat Kerukunan yang digelar dalam rangka peringatan Hari Amal Bakti (HAB...

Article Image
Petani Pisang Cavendis Gondangwetan Banjir Order Program MBG

Pengusaha pisang cavendis dari Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten...

Article Image
Produksi Krisan di Kecamatan Tutur Tetap Stabil Penuhi Pasar Nasional

Di dunia ini, yang namanya bunga sangat beragam. Tapi tahukah anda, ada sat...

Article Image
Pemkab Pasuruan Kumpulkan Puluhan Pedagang Pasar Wisata Cheng Hoo

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Per...