Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Penularan Covid-19 Tertinggi di Kabupaten Pasuruan Berasal Dari Klaster Keluarga

Gambar berita
13 Februari 2021 (14:59)
Kesehatan
3209x Dilihat
0 Komentar
admin

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan mencatat, hingga saat ini, cluster penularan virus corona tertinggi berasal dari keluarga.

Sebagai buktinya, sampai dengan Sabtu (13/02/2021), jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang terpapar Covid-19 dari klaster keluarga mencapai 730 orang. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, Dr Ani Latifah mengatakan, jumlah tersebut terdiri dari ibu rumah tangga, kepala keluarga, anak-anak dan lansia (lanjut usia) yang telah terpapar. Sedangkan di urutan kedua adalah dari klaster perusahaan sebanyak 543 orang, dari klaster SDM (sumber daya manusia) kesehatan sebanyak 197 orang, klaster perkantoran sebanyak 105 orang, dan sisanya adalah warga Kabupaten Pasuruan dari beragam profesi.

"Paling banyak dari klaster keluarga. Kebanyakan ibu rumah tangga, kemudian kepala keluarga atau bapak, anak-anak dan lansia," kata Ani  saat dihubungi via telepon, Sabtu (13/02/2021) sore.

Menurut Ani, yang harus diwaspadai adalah penyebaran di internal keluarga, sebab pasien positif dengan kategori OTG (orang tanpa gejala) justru sangat rentan terjadi penyebaran ataupun menjadi pembawa virus corona itu sendiri.

Apabila sudah terjadi seperti itu, maka akan menjadi sangat bahaya, apalagi tidak melakukan isolasi mandiri secara baik di rumah. Karena tanpa gejala, mereka bebas beraktifitas dengan warga lainnya.

“Yang sangat berbahaya itu dilingkungan keluarga. Kalau ada salah satu anggota keluarga yang terinfeksi virus Covid-19 dan tanpa gejala, hal itu yang menjadi bibit penyebaran bagi yang lain. Makanya klaster keluarga itu yang harus kita antisipasi bersama,” terangnya.

Sementara itu, dengan fenomena keluarga sebagai cluster penyebaran Covid-19 tertinggi, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf menegaskan bahwa Pemkab Pasuruan telah mengeluarkan kebijakan, dimana ASN (aparatur sipil negara) yang sakit, mereka boleh bekerja dari rumah dan jika ada gejala seperti Covid-19 dipersilahkan segera memeriksakan diri kondisi kesehatannya. Kebijakan tersebut sudah diberlakukan sejak Pandemi Covid-19 di tribulan pertama tahun lalu.

“Bagi ASN yang sakit kami izinkan bekerja dari rumah. Ini bagian dari upaya kami untuk mencegah penyebaran virus tersebut,” singkatnya.

Hanya saja, lantaran masih tingginya angka penularan Covid-19 hingga saat ini, maka Pemkab Pasuruan akan mengevaluasi terkait dengan pelaksanaan isolasi mandiri di rumah. Apalagi, masih terdapat banyak kasus yang terjadi akibat kontak erat dari keluarga yang terkonfirmasi Covid-19.

“Protokol kesehatan harus dijalankan mulai dari keluarga. Jaga jarak kalau ada yang sakit dengan gejala mirip Covid-19 dan pakai masker, sering cuci tangan. Kalau keluar rumah wajib pakai masker. Dan jaga jarak apabila bersosialisasi dengan tetangga,” terangnya.

 Lebih lanjut, Peran Satgas di setiap RT juga harus betul-betul dimanfaatkan dengan baik. Dalam artian selalu mengutamakan koordinasi dan kerja sama dalam menjaga warganya masing-masing.

“Di setiap RT dan RW sekarang harus ada Satgas  untuk membantu dalam hal informasi apabila ada warga yang butuh bantuan terkait Covid-19. Diminimalisir sedemikian rupa agar setiap warga juga menjadi tangguh dalam menghadapi Pandemi yang hingga kini belum juga selesai,” tutup Irsyad.

Seperti diketahui, sampai dengan berita ini ditulis, jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang telah terpapar Covid-19 mencapai 2939 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2565 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 211 orang meninggal dunia. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharram 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah...

Article Image
Bantu Pemerintah Tuntaskan Wajar Dikdas 12 Tahun. Karang Taruna Desa Alastlogo Bangun Bimbel Gratis

Para Pemuda Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti di Desa Alastlogo, Kecamatan Leko...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...