Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Per Mei, BPN Kabupaten Pasuruan Gunakan Drone untuk Pemetaan Tanah dan Ruang

Gambar berita
06 Juni 2023 (17:32)
Pelayanan Publik
3603x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Mulai tahun 2023, pemetaan Tematik Pertanahan dan Ruang (PTPR)  menggunakan pesawat tanpa awak alias drone.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggunakan pesawat drone tersebut untuk mempermudah proses Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Di Kabupaten Pasuruan, pengukuran bidang tanah dengan menggunakan drone sudah mulai sejak akhir mei lalu.

Kasubag TU BPN Kabupaten Pasuruan, Sukardi menjelaskan dengan pesawat drone pihaknya akan dengan mudah mengetahui di mana wilayah PTSL tersebut.

Cara kerjanya, drone akan difungsikan untuk mengambil gambar bidang tanah dari udara, kemudian dilakukan pengukuran.

“Setelah terlihat ini milik siapa, luasnya berapa dan batasnya di mana, baru kita dibantu oleh puldata, mengumpulkan data yuridis dan data fisik dari masyarakat, sehingga wilayah itu akan sistematis akan lengkap,” kata Sukardi saat ditemui di ruangannya, Selasa (06/06/2023) siang.

Ia berharap, proses program PTSL akan memakan waktu yang lebih singkat dengan biaya yang lebih sedikit.

Namun Sukardi menekankan bahwa metode PTPR menggunakan drone tersebut memerlukan partisipasi masyarakat luas untuk menentukan batas bidang tanahnya, serta mengumpulkan bukti fisik dan yuridis.

"Istilahnya persyaratan dokumen kepemilikan tanah harus lengkap. Contohnya kalau tanahnya warisan ya berarti harus ada surat keterangan ahli waris," tegasnya.

Dengan penggunaan drone dalam pengukuran, Sukardi memastikan no gap no overlap di semua bidang tanah.  Hal itu disebabkan lantaran hasil drone langsung ditranslete ke peta garis, dan peta inilah yang menjadi dasar untuk BPN dapat menerbitkan peta bidang dan surat ukur.

"Kita lebih yakin karena hasil drone merupakan peta kerja, dari hasilnya ditranslete ke peta garis, dan peta ini jadi dasar kita untuk menerbitkan peta bidang dan surat ukur," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan Resmi Kukuhkan 63 Pengurus Ta’mir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan

Sebanyak 63 pengurus Ta’mir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan resmi dikukuhkan u...

Article Image
Lebaran, Kampung "Kue Satru" Dusun Kedung Bendo, Desa Rejoso Lor Banjir Order

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, rumah-rumah warga Dusun Kedung Bend...

Article Image
Petani Duku Rejoso, Mulai Panen Raya

Gimana rasanya bisa memanen duku rejoso yang sangat terkenal itu?Beruntung sekal...

Article Image
Audiensi dengan PIP Kemenkeu, Mas Rusdi Buka Peluang Kerja Sama Potensi Pembiayaan Strategis Daerah

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Pusat Investasi Pemerint...

Article Image
Operasi Ketupat Semeru 2026. Ini Pesan Kapolres Pasuruan

Polres Pasuruan melaksanakan Apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat Ketu...