Hadir dalam
peringatan Hari Keluarga Nasional (HKN) ke-32 dan Hari Anak Nasional (HAN)
ke-41 di lingkungan Kabupaten Pasuruan, Mas Bupati Rusdi sapaan Bupati Pasuruan
mengajak semua pihak agar membangun
keluarga yang kuat, sehat dan bahagia. Menjadikannya sebagai pusat pembangunan
manusia untuk mewujudkan Kabupaten Pasuruan yang lebih maju adalah muaranya.
Menurutnya,
semuanya harus dimulai dari rumah-rumah masing-masing. Diantaranya dapat
dilakukan dengan menciptakan setiap ruang di rumah sebagai tempat tumbuh yang
ramah anak, memperkuat budaya mendengar suara anak dan menghargai pendapat
mereka. Target akhirnya, membangun generasi emas yang bebas stunting sebagai investasi
terbaik untuk masa depan melalui pemberian gizi sejak dini.
“Ikhtiar
wajib kita, stunting kita harus turun dan IPM harus lebih baik untuk melahirkan
anak-anak yang berdaya saing. Bagaimana caranya, program dari dinas terkait
harus tepat sasaran. Kemudian fasilitas kesehatan kita yang sekarang ini harus
lebih baik. Ke depannya, layanan Puskesmas Induk harus 24 jam,” tuturnya.
Dalam
acara yang turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Mela
Rusdi dan Forum Sahabat Anak tersebut, Kepala Daerah mengggarisbawahi beberapa
hal penting. Fokusnya lebih kepada memperkuat sinergi kolaborasi mewujudkan
keluarga sejahtera, generasi kuat dan hebat.
“Terimakasih
kepada semuanya yang berpartisipasi dalam peringatan HKN & HAN. Kita harus
saling menghormati, suara anak harus kita dengarkan. Mari kita mewujudkan
keluarga di Kabupaten Pasuruan bisa sakinah, mawadah, warahmah. Perceraian
minim, perekonomian keluarga bagus. Makanya, semua OPD terkait harus sinergi
untuk mewujudkanya,” ujarnya.
Sebaliknya,
Pemerintah daerah berkomitmen penuh dalam memperkuat peran keluarga melalui
berbagai program. Seperti peningkatan kualitas pendidikan keluarga melalui
berbagai pelatihan dan penyuluhan tentang parenting, pendidikan anak usia dini,
pendidikan dan pendampingan pra-nikah, penyuluhan dan pendampingan keluarga
berencana serta literasi keluarga. Juga peningkatan kualitas kesehatan keluarga
melalui program Posyandu, peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, penyuluhan tentang gizi seimbang. Berikut, program
kampung keluarga berencana, penurunan angka stunting dengan program intervensi
gizi dan sanitasi.
Di
sisi lain, Pemerintah Daerah juga melakukan peningkatan ketahanan ekonomi
keluarga melalui program pemberdayaan ekonomi keluarga, pelatihan keterampilan
dan akses permodalan usaha kecil dan menengah. Berikut, peningkatan kualitas
lingkungan keluarga yang dilakukan melalui program keluarga sadar lingkungan,
pengelolaan sampah, serta pemanfaatan lahan pekarangan.
“Yang
penting, peringatan ini tidak hanya seremonial tapi harus ada aksi nyata dari
semuanya. Mari kita bekerjasama agar Kabupaten Pasukan lebih unggul dari daerah
lainnya di semua sektor. Tidak hanya di bidang kesehatan saja. Tapi pembangkit
manusia, pendidik, infrastruktur, pengembangan SDM dan lainnya,” pungkasnya.
Merespon
hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak
Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Lilik Widji Asri
menyatakan kesiapan dan komitmennya. Hal itu dilakukannya melalui program dan
kegiatan secara berkala dengan target terukur.
“Pemerintah
daerah dan seluruh stakeholder terkait akan terus berkomitmen untuk mendukung keluarga
Indonesia melalui berbagai program dan kegiatan yang pro-keluarga. Kita akan
terus berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi keluarga untuk tumbuh
dan berkembang,” ungkapnya.
Sementara
itu di momen yang sama, Mas Bupati Rusdi menyerahkan penghargaan kepada para
pemenang lomba yang diadakan oleh DP3AP2KB. Yakni Lomba yel-yel Kader Kader
Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP), Lomba Penyuluhan Kader IMP, Lomba Debat
Genre, Lomba Story Telling GenRe dan Lomba Video Edukatif Genre.
Juara
I Lomba Yel-yel Kader IMP diraih oleh Kader IMP Kecamatan Rejoso, Juara II
Kader IMP Kecamatan Grati dan Juara III Kader IMP Kecamatan Pasrepan. Kategori
Lomba Penyuluhan Kader IMP, Juara I Asianingsih, Juara II Tri Wahyu Mardiyani
dan Juara III Mutmainnah. Bergeser ke kategori Lomba Debat GenRe, Juara I
dimenangkan oleh Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja Kecamatan Bangil,
Juara II PIK Remaja Kecamatan Rembang dan Juara III PIK Remaja Kecamatan Beji.
Sedangkan
untuk Lomba Story Telling GenRe, Juara I PIK Remaja Kecamatan Beji, Juara II
PIK Remaja Kecamatan Purwosari dan Juara III PIK Remaja Kecamatan Bangil. Sedangkan
Juara I Lomba Video Edukatif Genre, Juara I PIK Remaja Kecamatan Bangil, Juara
II PIK Remaja Kecamatan Kejayan dan Juara III PIK Remaja Kecamatan
Gondangwetan. (Eka Maria)
Komentar