Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

PERTAMA, RIBUAN BIKERS IKUTI PASURUAN GOWES TO SUMBERTETEK

Gambar berita
29 Januari 2017 (20:03)
Olahraga
8275x Dilihat
0 Komentar
admin

Pesona wisata mata air sumber tetek, mulai banyak diminati. Ribuan bikers (pengayuh sepeda) dari berbagai daerah di tanah air, termasuk Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf dan Kapolres Pasuruan, AKBP Muhammad Aldian mengikuti Pasuruan Gowes to Sumbertetek yang dilaksanakan pada minggu (29/01) pagi.

Event yang baru pertama kali digelar oleh masyarakat Gempol itu terbilang menantang, lantaran para peserta harus sanggup menaklukkan medan yang cukup "edan" sejauh 15 KM, yakni mulai Garis start di Lapangan Desa Bulusari hingga menelusuri setiap dusun dan desa yang diapit oleh Gunung Penanggungan, Arjuno dan Welirang.

"Bener-bener capek, karena meskipun hanya 15 KM tapi jalan yang berkelok, kemudian tanjakan di mana-mana, terkadang juga jalan yang masih makadam, membuat rute ini terasa panjang tapi menantang," tutur Wahyudi (36), salah satu peserta asal Gresik.

Wahyudi sendiri adalah satu dari sekitar 3000 an peserta yang mengikuti Pasuruan Gowes to Sumber Tetek. Selain dari Gresik, ribuan peserta tersebut ada yang berasal dari Malang, Mojokerto, Sidoarjo, Surabaya, Lamongan, Madura hingga Jakarta dan Jawa Barat. Inti dari Pasuruan Gowes to Sumbertetek adalah eksotisme Candi Belahan atau Candi Sumber Tetek di Dusun Belahan, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol. Di pertirtaan bersejarah yang dibangun abad ke-11 masa Prabu Airlangga ini, para peserta bisa menikmati segarnya air pegunungan yang keluar dari tetek (payudara) salah satu arca dewi yang ada di kolam candi yang dipercaya memiliki khasiat obat karena kandungan mineral yang tinggi.

"Sebelumnya saya sudah tidak sabaran untuk sampai di Mata Air Sumbertetek, supaya bisa merasakan segarnya air yang keluar dari tetek patung itu. Dan begitu sampai, ternyata seger banget," ucap Hendro Partiko (28), salah satu peserta lain dari Mojokerto.

Sementara itu, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf menegaskan, Candi Sumber Tetek beserta mata airnya adalah salah satu aset wisata penting di Kabupaten Pasuruan saat ini. Selain memiliki nilai sejarah yang tinggi, kedua tempat wisata tersebut telah berhasil menumbuhkan geliat perekonomian masyarakat sekitar. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya para pedagang yang berjualan di sekitar tempat tersebut.

"Apalagi ada event seperti ini, semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan kesempatan dengan berdagang makanan dan minuman maupun pakaian. Ini sangat saya apresiasi, karena semakin lama pariwisata di Kabupaten Pasuruan akan semakin terkenal melalui kegiatan kepariwisataan," tegas nya usai memberangkatkan peserta Pasuruan Gowes to Sumbertetek. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharram 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah...

Article Image
Bantu Pemerintah Tuntaskan Wajar Dikdas 12 Tahun. Karang Taruna Desa Alastlogo Bangun Bimbel Gratis

Para Pemuda Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti di Desa Alastlogo, Kecamatan Leko...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...