Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pertengahan 2021, Vaksin COVID-19 Buatan Indonesia Diprediksi Tersedia

Gambar berita
09 Juli 2020 (14:41)
Pelayanan Publik
2987x Dilihat
0 Komentar
admin

Pertengahan tahun 2021 nanti, vaksin COVID-19 diprediksi telah tersedia di tanah air. Hal ini menyusul mulai dikembangkannya pembuatan vaksin oleh Pemerintah Indonesia. Kata Tim Satgas Komunikasi Gugus Tugas Penanganan COVID-19, dr Reisa Broto Asmoro, berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19, Kemenristek, Ali Ghufron Mukti bahwa vaksin lokal tersebut akan diproduksi massal dan akan tersedia bagi masyarakat Indonesia pertengahan 2021.

''Vaksin akan diutamakan diberikan pada pepulasi masyarakat berisiko yaitu lanjut usia atau mereka yang punya penyakit penyerta atau komorbid. Indonesia pun telah setuju melakukan upaya bersama memproduksi vaksin untuk melindungi diri seluruh masyarakat dunia'', tuturnya pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Sedangkan upaya pembuatan vaksin tidak dilakukan sendiri, melainkan ada perusahaan vaksin lokal yang bekerjasama dengan perusahaan di Korea Selatan. Ini merupakan bukti bahwa antar negara bergotong royong mengatasi masalah COVID-19. Sehingga masyarakat Indonesia patut optimis bahwa negara kita mampu menghasilkan vaksin dalam waktu cepat.

Dari 15 tahapan yang harus dilalui saat ini, calon vaksin dari Indonesia berhasil melewati 8 tahapan dan akan menuju ke 7 langkah berikutnya di mana butuh waktu lebih lama. Menurut dr Reisa, saat ini sudah ada beberapa jenis calon vaksin yang mulai diujikan kepada manusia. Setidaknya ada 5 calon vaksin yang dalam tahap uji klinis pada saat ini, yakni di Cina, 3 di Amerika Serikat dan 2 di Inggris.

“'Ini perkembangan yang baik, berita yang menggembirakan dari dunia ilmu pengetahuan terutama kemajuan teknologi kesehatan. Dan ada dua uji coba dilakukan di Australia, Jerman dan Rusia'', jelasnya.

Namun demikian, sebelum vaksin tersebut ada, ia menekankan kepada masyarakat untuk melindungi diri dari penularan virus COVID-19 dengan disiplin protokol kesehatan. Caranya dengan jaga jarak fisik dengan orang lain minimal 2 meter, memakai masker dan rajin cuci tangan dengan sabun, serta rajin berolah raga. Hal tersebut penting dilakukan mengingat kasus COVID-19 terus berkembang.

Senada dengan yang dipesankan Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19, dr Achmad Yurianto bahwa seluruh masyarakat Indonesia harus menjalankan protokol kesehatan sebaik-baiknya. (Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Operasi Pasar Ramadhan. Diskoperindag Kabupaten Pasuruan Jual Beras SPHP, Gula dan Minyakita Murah

Untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 hijri...

Article Image
Ketua Perwosi Mela Rusdi Buber Bareng Pelajar Sekolah Rakyat

Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan,...

Article Image
Udeng dan Kaweng Tengger Tosari Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

 Udeng dan Kaweng Tengger khas Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan mendapa...

Article Image
Buka Tadarus. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Mela Rusdi Ajak Para Ibu Biasakan Anak dan Keluarga Baca Al Qur'an

Hari ketujuh Ramadhan 1447 Hijriah, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggel...

Article Image
Gus Shobih Buka Pondok Ramadhan SD dan SMP se-Kabupaten Pasuruan

Untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta membentuk karakter siswa berakhl...