Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pertengahan 2021, Vaksin COVID-19 Buatan Indonesia Diprediksi Tersedia

Gambar berita
09 Juli 2020 (14:41)
Pelayanan Publik
3095x Dilihat
0 Komentar
admin

Pertengahan tahun 2021 nanti, vaksin COVID-19 diprediksi telah tersedia di tanah air. Hal ini menyusul mulai dikembangkannya pembuatan vaksin oleh Pemerintah Indonesia. Kata Tim Satgas Komunikasi Gugus Tugas Penanganan COVID-19, dr Reisa Broto Asmoro, berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19, Kemenristek, Ali Ghufron Mukti bahwa vaksin lokal tersebut akan diproduksi massal dan akan tersedia bagi masyarakat Indonesia pertengahan 2021.

''Vaksin akan diutamakan diberikan pada pepulasi masyarakat berisiko yaitu lanjut usia atau mereka yang punya penyakit penyerta atau komorbid. Indonesia pun telah setuju melakukan upaya bersama memproduksi vaksin untuk melindungi diri seluruh masyarakat dunia'', tuturnya pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Sedangkan upaya pembuatan vaksin tidak dilakukan sendiri, melainkan ada perusahaan vaksin lokal yang bekerjasama dengan perusahaan di Korea Selatan. Ini merupakan bukti bahwa antar negara bergotong royong mengatasi masalah COVID-19. Sehingga masyarakat Indonesia patut optimis bahwa negara kita mampu menghasilkan vaksin dalam waktu cepat.

Dari 15 tahapan yang harus dilalui saat ini, calon vaksin dari Indonesia berhasil melewati 8 tahapan dan akan menuju ke 7 langkah berikutnya di mana butuh waktu lebih lama. Menurut dr Reisa, saat ini sudah ada beberapa jenis calon vaksin yang mulai diujikan kepada manusia. Setidaknya ada 5 calon vaksin yang dalam tahap uji klinis pada saat ini, yakni di Cina, 3 di Amerika Serikat dan 2 di Inggris.

“'Ini perkembangan yang baik, berita yang menggembirakan dari dunia ilmu pengetahuan terutama kemajuan teknologi kesehatan. Dan ada dua uji coba dilakukan di Australia, Jerman dan Rusia'', jelasnya.

Namun demikian, sebelum vaksin tersebut ada, ia menekankan kepada masyarakat untuk melindungi diri dari penularan virus COVID-19 dengan disiplin protokol kesehatan. Caranya dengan jaga jarak fisik dengan orang lain minimal 2 meter, memakai masker dan rajin cuci tangan dengan sabun, serta rajin berolah raga. Hal tersebut penting dilakukan mengingat kasus COVID-19 terus berkembang.

Senada dengan yang dipesankan Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19, dr Achmad Yurianto bahwa seluruh masyarakat Indonesia harus menjalankan protokol kesehatan sebaik-baiknya. (Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Inovasi Si Mamah Dispenduk Capil Kabupaten Pasuruan Buktikan Pemerintah Jemput Bola Masyarakat Yang Punya Keterbatasan Fisik

Inovasi"Si Mamah" (Siap Melayani Di Rumah) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil...

Article Image
Live Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Ribuan Warga. Mas Rusdi : Sesuai Prediksi Saya, Spanyol Juara

Final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dengan Spanyol betul-betul m...

Article Image
Buka Porsadin VII di Nguling, Gus Shobih Tegaskan Komitmen Pemkab Pasuruan Kawal Eksistensi Madrasah Diniyah

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori secara resmi membuka Pekan Olahraga dan...

Article Image
Pengusaha Beji Ini Sukses Bikin “Siwalan Mix Legen” Jadi Minuman Paling Dicari

Potensi buah siwalan yang tumbuh subur di beberapa desa di Kecamatan Beji, Kabup...

Article Image
Syi'iran Bluk Gebluk. Tetap Lestari Dijaga Warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan Ratusan Tahun

Syi’iran Bluk Gebluk, seni dan tradisi dakwah Islam khas Desa Rembang, Kecamatan...