Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pj Bupati Andriyanto Resmikan Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
27 Februari 2024 (03:07)
Ekonomi
1981x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Gerakan Pangan Murah Badan Pangan Nasional sampai di Kabupaten Pasuruan. 

Kali ini, gerakan yang diwujudkan dalam bentuk Pasar Murah itu digelar di Lapangan Desa Trewung, Kecamatan Grati, Selasa (27/2/2024) dan dibuka secara resmi oleh Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto.

Sebanyak 8 ton beras SPHP (stabilisasi dan pasokan harga pangan) disediakan untuk bisa dibeli oleh warga dengan harga Rp 10.200 per 1 kilogram. 

Pantauan di lapangan, ratusan warga langsung menyerbu truk yang membawa beras SPHP. Setiap orang dibatasi hanya bisa membeli dua karung beras kemasan 5 kilogram.

Kabid Ketahanan Pangan dan Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Jatim, Pujiati mengatakan, dalam gerakan pangan murah kali ini, pihaknya bukan hanya menyediakan 8 ton beras SPHP. Namun juga berbagai jenis sembako yang dijual dengan harga lebih murah dari harga di pasar umumnya. Seperti gula, bawang merah dan bawang putih, telur, cabe dll.

"Kisaran harganya lebih murah antara Rp 3 ribu sampai Rp 4 ribu. Inilah tujuan utama gerakan pangan murah," katanya.

Gelaran Pasar Murah yang menjadi bagian dari Gerakan Pangan Murah terus berkeliling ke semua daerah di Jawa Timur. Tujuannya menurut Puji tak lain untuk membantu warga kurang mampu yang menjerit akan naiknya harga beras, akhir-akhir ini. 

"Karena memang supaya warga bisa mendapatkan beras dengan harga lebih murah," singkatnya 

Sementara itu, Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto menegaskan bahwa  beras dengan harga murah sangat dibutuhkan warga di tengah kian mahalnya harga beras dan jenis sembako lainnya. Terlebih momennya berdekatan dengan Bulan Ramadhan, sehingga Pemerintah harus hadir untuk membantu masyarakat.

"Kita tahu bahwa beras medium sudah mencapai Rp 13 ribu sampai RP 14 ribu. Dan dengan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat bisa membeli beras hanya dengan Rp 10.200 per kg-nya," tegasnya.

Lebih lanjut Andriyanto meminta para penjual beras SPHP untuk tak sekali-kali menjual di atas HET (harga eceran tertinggi), yakni Rp 10.900.

"Pastikan kepada semua penjual untuk sama-sama membantu Pemerintah dengan menjual beras SPHP tidak di atas HET," ucapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan dan TNI AL Sepakat Bentuk Tim Ad Hoc Percepat Penyelesaian Sengketa Lahan di Lekok dan Nguling

Pemerintah bersama TNI AL sepakat membentuk Tim Ad Hoc untuk mempercepat penyele...

Article Image
Berangkatkan Peserta Bromo KOM 2026. Wabup Gus Shobih : Ajak Semua Keluarga Anda Berlibur dan Berwisata di Kabupaten Pasuruan

Bromo KOM 2026 resmi dimulai. Ajang pertemuan para pesepeda rekreasional, pengho...

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Region...

Article Image
33 Desa di Kabupaten Pasuruan Telah Ditetapkan Sebagai Desa Tangguh Bencana

Sebanyak 33 desa di Kabupaten Pasuruan kini telah ditetapkan sebagai Desa Tanggu...

Article Image
Ikuti Rapat Dengar DPR RI. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Terus Perjuangkan Kepastian Hukum Warga Lekok Sampai Tuntas

Persoalan sengketa lahan antara masyarakat dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di sal...