Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

PKK Kabupaten Pasuruan Jaga Tradisi "Cowekan" Saat Maulid Nabi

Gambar berita
10 September 2024 (10:50)
Pemerintahan
2271x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Di Indonesia, tradisi cowekan (menggunakan cobek sebagai wadah kue, nasi maupun buah-buahan) saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,  sudah tergantikan dengan wadah yang terbuat dari plastik maupun stainless steel.

Namun apa yang dilakukan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan justru sebaliknya.

Ratusan cowek alias cobek sengaja dihadirkan sebagai wadah berbagai makanan khas Maulid Nabi seperti nasi kuning, buah-buahan, kue tradisional, dan lain-lain.

Cobek-cobek tersebut diberikan sebagai buah tangan alias oleh-oleh bagi 350 lebih para ibu yang menghadiri Pengajian dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Graha Maslahat, Selasa (10/9/2024) siang.

Hasilnya, cobek-cobek tersebut sangat disukai oleh para undangan. Mulai dari para pengurus dan anggota PKK Kabupaten Pasuruan, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Perwosi (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia) hingga para Kepala OPD perempuan dan istri anggota Forpimda.

"Cobeknya besar dan bagus sekali. Lumayan kalau pengen rujakan atau bikin sambel dengan porsi banyak, bisa dipakai," ungkap Anita, salah satu peserta pengajian.

Pj Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Luhur Ngudi Setyaningrum mengungkapkan, tradisi cowekan punya filosofi yang mendalam.

"Cowek itu kan dari tanah, unsur dasar kehidupan itu tanah, yang kemudian dibakar dan dikeraskan menjadi alat serbaguna. Itu gambaran bahwa manusia itu ditempa dengan ujian atau masalah, sehingga bisa menjadi manusia yang berkembang dan bermanfaat," jelasnya.

Lebih lanjut istri Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto itu menyebut, dengan memborong ratusan cobek, sama halnya dengan memberdayakan UKM maupun warga yang mempunyai usaha pembuatan gerabah.

"Semua oleh-oleh berasal dari kearifan lokal sekitar. Mulai dari cobek, buah dan sayur, lauk pauk berasal dari warga sekitar. Kita berdayakan yang terdekat daripada yang jauh-jauh," ucapnya.

Sementara itu, di akhir acara, seluruh undangan mendengarkan siraman rohani oleh Nyai Hj Imamah. Isinya seputar bagaimana meneladani Rosulullah SAW sebagai Pribadi Rohmatan Lil Alamin. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan Ajak Dunia Usaha dan Industri Galakkan Program GENTING Demi Turunkan Stunting

Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengajak dunia usaha dan dunia industri serta stak...

Article Image
Dekranasda Kabupaten Pasuruan Ikuti Pameran Kriyanusa 2026. Mela Rusdi : Kami bawa Baju Lukis 3D, Bordir, Miniatur Motor dan Baju Bayi Rajut

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pasuruan mengikuti Pamera...

Article Image
Kejayan FC Jawara Pasuruan Super League Bupati Cup 2026. Mas Rusdi : Terima Kasih Antusiasme Masyarakat pada Sepakbola, Luar Biasa

Pasuruan Super League (PSL) Bupati Cup 2026, tuntas sudah.Kejayan FC yang awalny...

Article Image
Lomba Video Kreatif 2026, Eksplorasi Potensi Kabupaten Pasuruan Terkini

Memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097, Pemerintah Daerah...

Article Image
Pemkab Pasuruan Usulkan 5 Raperda non APBD Tahun 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengusulkan lima rancangan peraturan daerah (raper...