Seluruh kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama' (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) sudah seyogyanya memaksimalkan dan mematangkan keilmuan berorganisasinya untuk kemudian mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga dapat memberikan manfaat bagi kemaslahatan umat.
Disampaikan dalam agenda Pelantikan Pimpinan Cabang (PC) IPNU dan IPPNU Bangil Masa Khidmah 2023-2025, Gus Mujib sapaan familiar Plh. Bupati Pasuruan menitipkan beberapa pesan pentingnya kepada pengurus terlantik. Bahwa keberadaan IPNU dan IPPNU memiliki posisi strategis sebagai wahana kaderisasi pelajar NU. Sekaligus sebagai alat perjuangan NU dalam menempatkan pemuda sebagai sumberdaya insani yang dituntut berkiprah lebih banyak dalam pembangunan Kabupaten Pasuruan.
"Semua kader IPNU dan IPPNU yang kami banggakan, carilah langkah cerdas dalam berorganisasi melalui program dan strategi yang luar biasa. Jadi tidak sekedar melaksanakan program yang biasa-biasa saja, tapi berdampak luar biasa. Kami tunggu peran panjenengan untuk meneruskan perjuangan para pemimpin di Kabupaten Pasuruan," pinta Plh Bupati Pasuruan dengan nada berspirit.
Lebih lanjut, Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini tersebut juga menggarisbawahi tentang posisi strategis IPNu dan IPPNU sebagai ujung tombak dalam pengkaderan anggota NU di Kabupaten Pasuruan. Khususnya di era serba digital saat ini yang mengharuskan seluruh kadernya intelek dan melek Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Sehingga mampu menjawab tantangan di masa depan, tanpa meninggalkan tujuan utama dalam mewujudkan kader-kader NU yang militan dan bermanfaat untuk agama, bangsa dan negara.
"Panjenengan semua harus jadi aktivis kebaikan yang banyak memberikan manfaat dan berkah. Apalagi pelantikan IPNU dan IPPNU dllaksanakan di Ponpes, jadi sangat tepat. Kami tunggu gerakan dan sumbangsih panjenengan semuanya untuk terlibat aktif dalam pembangunan," pesan Gus Mujib. (Eka Maria)
Komentar