Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Prihatin Kasus OTT di Kota Pasuruan, PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Doa Bersama

Gambar berita
05 Oktober 2018 (12:27)
Umum
2779x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebagai bentuk keprihatinan atas kasus OTT KPK (Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi) Di Kota Pasuruan, Kamis (04/10/2018) pagi, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggelar Doa Bersama, malam harinya.

Doa bersama tersebut dipimpin oleh Nyai Hj Solichah Yusuf dan Nyai Hj Zakiya yang tak lain adalah ibunda Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf dan Wakil Bupati, KH Abdul Mujib Imron. Selain mereka berdua, acara tersebut juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Hj Lulis Irsyad Yusuf dan Wakil Ketua I, Ny Hj Nanik Mujib Imron, Ketua DWP (Dharma Wanita Persatuan), Ny Hj Karyawati Sutiadji, para pengurus dan anggota PKK maupun DWP serta undangan lainnya.

Menurut Lulis, kekuatan doa bersama memang tidak terlihat, akan tetapi dengan keyakinan yang mantab, pasti akan didengar oleh Allah SWT. Terlebih, doa yang dipanjatkan adalah untuk keselamatan seluruh karyawan Pemkab Pasuruan hingga masyarakat Kabupaten Pasuruan.

“Kalau ikhtiyar sudah kita lakukan, maka sisanya adalah berdoa. Pasrah-sepasrah pasrahnya kepada Takdir Allah SWT. Insya Allah kita semuanya diselamatkan dari apa yang dibenci oleh Allah SWT,” katanya.

Oleh karenanya, istri Bupati Irsyad itu menghimbau kepada seluruh pengurus hingga anggota PKK se-Kabupaten Pasuruan untuk sama-sama saling mengingatkan satu sama lain. Terutama saat melakukan kegiatan yang berhubungan dengan administrasi keuangan, proyek kegiatan dan sejenisnya.

“Mari kita sama-sama bekerja apa adanya. Bekerja dengan niat ibadah, Insya Allah kita semuanya dalam lindunganNya,” imbuhnya.

Sementara itu, saat ditanya seputar kasus yang menimpa jajaran Pemkot Pasuruan, Ny Lulis enggan berkomentar banyak. Bagi dia, saling mengingatkan dan bekerja sesuai dengan aturan dan Undang-Undang adalah cara ampuh agar terhindar dari penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan.

“Saya juga kaget mendengar kabar OTT di Kota Pasuruan, karena sejak pagi banyak sekali pesan whatsapp di grup yang masuk dan memberikan kabar ini. Bismillah, semoga kita semuanya dijaga dari hal-hal tersebut,” ungkap Lulis kepada Suara Pasuruan. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...