Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Prihatin Kasus OTT di Kota Pasuruan, PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Doa Bersama

Gambar berita
05 Oktober 2018 (12:27)
Umum
2844x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebagai bentuk keprihatinan atas kasus OTT KPK (Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi) Di Kota Pasuruan, Kamis (04/10/2018) pagi, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggelar Doa Bersama, malam harinya.

Doa bersama tersebut dipimpin oleh Nyai Hj Solichah Yusuf dan Nyai Hj Zakiya yang tak lain adalah ibunda Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf dan Wakil Bupati, KH Abdul Mujib Imron. Selain mereka berdua, acara tersebut juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Hj Lulis Irsyad Yusuf dan Wakil Ketua I, Ny Hj Nanik Mujib Imron, Ketua DWP (Dharma Wanita Persatuan), Ny Hj Karyawati Sutiadji, para pengurus dan anggota PKK maupun DWP serta undangan lainnya.

Menurut Lulis, kekuatan doa bersama memang tidak terlihat, akan tetapi dengan keyakinan yang mantab, pasti akan didengar oleh Allah SWT. Terlebih, doa yang dipanjatkan adalah untuk keselamatan seluruh karyawan Pemkab Pasuruan hingga masyarakat Kabupaten Pasuruan.

“Kalau ikhtiyar sudah kita lakukan, maka sisanya adalah berdoa. Pasrah-sepasrah pasrahnya kepada Takdir Allah SWT. Insya Allah kita semuanya diselamatkan dari apa yang dibenci oleh Allah SWT,” katanya.

Oleh karenanya, istri Bupati Irsyad itu menghimbau kepada seluruh pengurus hingga anggota PKK se-Kabupaten Pasuruan untuk sama-sama saling mengingatkan satu sama lain. Terutama saat melakukan kegiatan yang berhubungan dengan administrasi keuangan, proyek kegiatan dan sejenisnya.

“Mari kita sama-sama bekerja apa adanya. Bekerja dengan niat ibadah, Insya Allah kita semuanya dalam lindunganNya,” imbuhnya.

Sementara itu, saat ditanya seputar kasus yang menimpa jajaran Pemkot Pasuruan, Ny Lulis enggan berkomentar banyak. Bagi dia, saling mengingatkan dan bekerja sesuai dengan aturan dan Undang-Undang adalah cara ampuh agar terhindar dari penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan.

“Saya juga kaget mendengar kabar OTT di Kota Pasuruan, karena sejak pagi banyak sekali pesan whatsapp di grup yang masuk dan memberikan kabar ini. Bismillah, semoga kita semuanya dijaga dari hal-hal tersebut,” ungkap Lulis kepada Suara Pasuruan. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...

Article Image
Gus Shobih Buka Sosialisasi Dana Hibah Bagi Guru PAUD dan PNF se-Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pendidikan menggelar Sosialisasi ban...

Article Image
Bosai Mineral Group dan SIER Lakukan Kunjungan Tindak Lanjut ke Bupati Pasuruan, Komitmen Investasi Diperkuat

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menerima kunjungan tindak lanjut dari PT. Bosai Mi...

Article Image
Atasi Masalah Sampah, Pemkab Pasuruan Gandeng PT. RWM Terapkan Teknologi RDF

Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan...