Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pulihkan Sektor Parekraf, Pemerintah Tingkatkan Ekspor dan Digitalisasi Pemasaran Produk

Gambar berita
08 Oktober 2020 (11:35)
Pelayanan Publik
2442x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk mempertahankan neraca perdagangan Indonesia di masa pandemi COVID-19 pada sisi suplai dan permintaan (demand), Kementerian Perdagangan RI telah membuat beberapa kebijakan. Di sisi suplai, misalnya, ada penyederhanakan proses pengurusan ekspor melalui National Logistics Ecosystem. Tujuannya, kata Direktur Pengembangan Promosi dan Citra Kementerian Perdagangan, Tuti Prahastuti, mempermudah dan mempercepat pelayanan penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) barang ekspor melalui penerapan affixed signature dan stamp.

Sedangkan dari sisi kebijakan permintaan, dilakukan peningkatan frekuensi promosi dagang secara virtual. Sehingga diharapkan mampu memaksimalkan pasar internasional dan mendorong pelaksanaan business matching secara virtual melalui perwakilan Kemendag di luar negeri. 

Dalam acara Pra Rakornas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020 yang diselenggarakan Kemenparekraf/Baparekraf, Jumat (2/10/2020) di Balairung Soesilo Soedarman disebutkan bahwa pandemi sangat berdampak terhadap sektor perdagangan di tanah air. Meskipun memang ada beberapa produk yang dapat bersaing di pasar ekspor. Diantaranya, logam mulia dan perhiasan yang berkaitan erat dengan ekonomi kreatif.

"Dilihat secara umum, perhiasan memang mengalami peningkatan. Mungkin karena desainnya yang beraneka ragam. Hal ini menjadi daya tarik dan kekuatan dari perhiasan yang diekspor ke luar negeri", ujarnya seperti yang diberitakan di laman kemenparekraf.go.id.

Sementara itu, Direktur Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pangan, Barang Dari Kayu dan Furnitur Kemenperin, Sri Yuniarti menambahkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ada sekitar 4 juta IKM di Indonesia yang menyerap lebih dari 10 juta tenaga kerja. Oleh karena itu, pihaknya telah melakukan program-program yang bertujuan untuk menumbuhkan wirausaha baru dan menguatkan daya saing IKM. Diantaranya diwujudkan dalam gerakan "Bangga Buatan Indonesia", bertujuan membangkitkan sektor ekonomi kreatif Tanah Air yang mengalami penurunan imbas dampak pandemi.

Di sisi lain, Kementerian Komunikasi dan Informatika siap mendukung pemulihan ekonomi di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif melalui transformasi digital. Kata Plt. Direktur Ekonomi Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, I Nyoman Adhiarna, ada regulasi, infrastruktur hingga SDM yang telah disiapkan. Targetnya, mampu memenuhi jaringan internet memadai bagi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. (Eka Maria)

 

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Nurita Iza Rosdiany. Pembatik dari Desa Cangkringmalang Jadikan Daun Lontar Motif Batik Mewah dan Berkelas

Di wilayah Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, pohon Lontar alias siwalan banyak...

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...