Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Refleksi Sinergi Pembangunan Berkesinambungan, Bupati dan Wakil Bupati Sosialisasi Program Diiringi Musik Religi

Gambar berita
23 April 2022 (22:19)
Pelayanan Publik
2445x Dilihat
0 Komentar
admin

Beragam cara yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Daerah dalam melakukan sosialisasi program-program pembangunan kepada masyarakat. Seperti halnya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Penyampaian pesan melalui iringan musik akustik bernuansa religi dipilih sebagai media diseminasi informasi. Menghasilkan perpaduan antara terciptanya komunikasi efektif dengan harmoni nada dan lantunan sholawat yang selama ini tetap lestari di bumi Kabupaten Pasuruan.

Adalah MAJESTIK, akronim dari Majelis Sholawat Akustik dengan edisi perdananya di malam ke-21 Ramadhan 1443 Hijriyah. Diiringi dengan musik sholawat, Bupati Irsyad Yusuf dan Wakil Bupati Mujib Imron tampil bersama dalam satu panggung. Menyapa warga, berkomunikasi lebih dekat dan gayeng tentang program pembangunan.

“Semua program harus sinergi dan harmoni. Saya menyusunnya dengan Pak Wakil Bupati. Saling melengkapi dan berbagi tugas, bagaimana melakukan penyadaran masyarakat dan melakukan sosialisasi tentang program pembangunan,” tutur Bupati di hadapan Sekretaris Daerah, Anang Syaiful Wijaya, seluruh Kepala Perangkat Daerah dan beberapa stake holder.

Dalam perbincangan segar nan menghibur dan edukatif yang dipandu oleh grup lawak Abioso tersebut, Kepala Daerah menjabarkan tentang program WAK MUQIDIN (Wayahe Kumpul Mbangun TPQ). Mulai dari upaya yang dilakukan dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara kontinyu hingga tahapan evaluasi kegiatan.

“Sebenarnya orientasi WAK MUQIDIN kembali kepada misi kita yakni pembangunan berbasis keluarga dan pendidikan karakter. Pak Wakil Bupati yang konsen menangani itu, mengevaluasi, merencanakan dari TPQ-TPQ dan madin agar punya peran strategis dalam menciptakan karakter anak-anak kita ke depannya. Ini didukung oleh para stake holder,” jelasnya dengan nada penuh semangat.

Menurut Bupati, pembuatan jargon WAK MUQIDIN dan akronim jargon program lainnya sebagai motivasi tersendiri. Sekaligus untuk mempermudah masyarakat Kabupaten Pasuruan agar lebih mengingatnya. Harapannya, jika semua jargon sudah familiar maka akan lebih mudah dalam memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program ke depannya.

“Saya ingin menunjukkan bahwa dalam melakukan pembangunan itu tidak bisa dilakukan sendiri. Harus berbagi peran dan tugas dengan Pak Wabup. Kami berangkatnya dari ikhtiar yang sama untuk memberikan kemaslahatan bagi masyarakat. Alhamdulillah meskipun banyak persoalan di awal pandemi,” ungkapnya.

Sementara itu, Gus Mujib demikian biasanya Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini itu disapa menambahkan tentang cikal bakal program WAK MUQIDIN. Berikut evaluasi pelaksanaannya di lapangan yang telah melewati  beberapa fase.

“Sebelum ada program WAK MUQIDIN, Pak Bupati bekerjasama dengan elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan Ma’arif dan lainnya. Diawali dulu dengan mengkonsep perubahan Perda tentang penyelenggaraan pendidikan. Sehingga lahirlah Perda no 4 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan di Kabupaten Pasuruan. Kemudian diikuti dengan Perbup Madin, Perbub TPQ dan Perbub PAUD,” ujarnya.

Dalam acara yang disiarkan secara langsung di Youtube channel I LOVE PAS TV dan ketiga kanal lainnya tersebut, Wakil Bupati menyampaikan rasa optimisnya. Bahwa aneka program Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang dikemas dalam beberapa jargon akan terlaksana dengan baik. Sehingga mampu mewujudkan masing-masing target kegiatan.

“Gerakan KASIH BERSANDING MESRA untuk percepatan penurunan stunting dan kemiskinan ekstrim, misalnya. Insyaalah juga akan cepat tercapai sesuai harapan Pak Bupati dan kita semuanya,” pungkasnya dengan optimis.

Berlangsung selama kurang lebih dua jam di Gedung Segoropuro, Jumat (22/4/2022) malam, MAJESTIK menghadirkan sajian musik keroncong santri dari Pondok Pesantren Walisongo, Kecamatan Gempol. Mereka diajak-serta oleh Bupati dan Wakil Bupati, bersama-sama melakukan syiar Islam melalui medium musik sholawat, diiringi grup musik sholawat Padang Howo.

Acara semakin meriah dengan unjuk kebolehan para seniman kenamaan Kabupaten Pasuruan. Sebut saja Gus Fahrur Rozy dan Muhammad Muis dengan karya sketsa artistiknya dan Latifu Jaza dengan karya lukisnya. Tidak ketinggalan pula penampilan Dion Murdiono dengan keahlian seni grafir on stone. (Eka Maria)

 

 

 

   


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Banjir Masih Rendam 3 Kecamatan. BNPB, Pemprov Jatim dan Pemkab Pasuruan Terus Support Bantuan Warga Terdampak

Hingga hari ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, masih terendam banjir.D...

Article Image
10 Ribu Nasi Bungkus Sudah Didistribusikan ke Warga Terdampak Banjir

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...

Article Image
Wabup Gus Shobih dan Kalaksa BPBD Jatim Sambangi Warga Terdampak Banjir di Kedungringin

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menyambangi warga terdampak banjir di Desa...

Article Image
Banjir Terjang 11 Kecamatan. Pemkab Pasuruan Bantu Evakuasi Warga, Aktifkan Shelter Bencana Sampai Distribusikan Ribuan Nasi Bungkus

Intensitas hujan yang sangat deras ditambah angin kencang selama lebih dari dua...