Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Seringkali Banjir, Warga Gempol Gotong Royong Bersih-Bersih Sungai Kebonsari

Gambar berita
03 Maret 2022 (12:19)
Umum
3741x Dilihat
0 Komentar
admin

Banyaknya sampah yang tersangkut di Sungai Kebonsari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan membuat ratusan warga bergotong royong membersihkannya.

Seperti yang terlihat pada Kamis (03/03/2022) pagi. Forkompimka Gempol bersama instansi terkait, pemdes, dan warga melakukan bersih-bersih sampah di Kali Kebonsari, Desa Legok. 

Untuk mempermudah pembersihan sampah, dua buah alat berat diturunkan. Satunya berasal dari Balai Besar Wilayah Sungai Brantas dan satu alat berat dari Pemkab Pasuruan.

Total selama tiga jam, bersih-bersih sampah di sekitaran Sungai Kebonsari selesai dilakukan.

Camat Gempol, Taufiqul Ghony mengatakan, bersih-bersih sampah tak dipusatkan di satu titik saja. Melainkan sampai enam titik, dengan rincian du titik di Desa Gempol dan empat titik di Desa Lekok.

"Kebetulan kalau di Kecamatan Gempol, desa terdampak banjir paling parah ya di Desa Gempol dan Legok dan sisanya di Kejapanan. Makanya pembersihan sampah ini kita fokuskan di enam titik yang berada di dua desa ini," katanya. 

Dijelaskan Ghoni, banjir yang melanda sebagian wilayah di Kecamatan Gempol disebabkan beberapa faktor, mulai dari intensitas hujan yang sangat tinggi dari wilayah hulu hingga tumpukan sampah yang tak tertangani. 

Oleh karenanya, acara bersih-bersih sungai juga dijadikan momen koordinasi bersama instansi terkait. Baik dengan OPD Pemkab Pasuruan maupun Pemprov Jatim. Utamanya terkait penanganan jangka menengah atau janga panjang agar tak lagi menemui masalah yang sama setiap tahunnya.

 ”Kalau ditanya tentang penanganan jangka panjang yang jelas ada pastinya. Baik dari Pemkab, Pemprov maupun Pemerintah Pusat," singkatnya.

Sementara itu, dari hasil bersih-bersih sampah, enam truk berisikan sampah terlihat beberapa kali mondar mandir untuk membuangnya ke TPA (tempat pengelolaan akhir). Ghoni optimis, bersih-bersih sungai kebonsari kali ini bisa mengurangi luberan banjir yang semakin meningkat dalam tiga tahun terakhir.

"Insya Allah. Mudah-mudahan luberan air banjir bisa semakin berkurang. Lalu lintas air bisa berjalan tanpa membawa banyak sampah seperti carang (bambu disertai sampah plastik dll), lumpur dan sampah lainnya," harapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
33 Truk Operasional Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan ke Desa/Kelurahan

Fasilitas hingga sarana dan prasarana yang ada di dalam Koperasi Desa/Kelurahan...

Article Image
Terima LKPJ Bupati Pasuruan 2025, Wabup Shobih: Rekomendasi Akan Tentukan Arah Kebijakan Strategis

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripur...

Article Image
Pondok Pesantren Ngalah. Konsisten Pertahankan Nilai-Nilai Multikulturalisme Bangsa

Kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang dikenal akan keberagaman suku...

Article Image
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa Kronto, Lumbang

Meski tak sebanyak tahun lalu, pesona buah durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumb...

Article Image
Resmikan Rizqy Sport Center. Mas Rusdi Acungi Jempol Masyarakat Bantu Pemerintah Majukan Perolahragaan di Daerah

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meresmikan Rizqy Sport Center, Sabtu (4/4/2026).Pe...