Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sidak Sungai Welang. Pj Bupati Pasuruan : Baunya Sangat Tajam. Asumsi Saya Diduga Sungai Ini Tercemar

Gambar berita
28 Oktober 2023 (07:15)
Lingkungan
2870x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Untuk membuktikan benar tidaknya laporan warga tentang dugaan pencemaran sungai welang dari saluran pembuangan air limbah Pabrik Satoria, Pj Bupati Pasuruan melakukan sidak (inspeksi mendadak), Sabtu (28/10/2023).

Pria yang juga menjabat Kepala BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah) Provinsi Jawa Timur ini turun langsung ke sungai welang, dengan didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Tri Agus Budiharto; Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Heru Farianto serta Camat Kejayan dan Camat Wonorejo. 

Pantauan di lokasi, area sungai welang yang ditinjau masuk kawasan Desa Wrati, Kecamatan Kejayan dan Desa Pakijangan, Kecamatan Wonorejo.

Selama sidak, Andri tak luput untuk mencium bau yang keluar dari aliran sungai welang. Dan dengan tegas ia menyampaikan bahwa baunya sangat menyengat.

Dari hasil penciumannya, ia berasumsi bahwa ada kemungkinan dugaan pencemaran terhadap sungai welang.

"Ternyata baunya luar biasa menyengat. Asumsi saya ada kemungkinan dugaan pencemaran, karena baunya tajam sekali, kayak bau yang sangat busuk," ungkapnya. 

Dijelaskan Andri, tujuan ia menggelar sidak tak lain sebagai bagian dari konfirmasi sekaligus memenuhi permintaan warga yang meyakini sungai welang tercemar akibat limbah pabrik.

"Ini bagian dari kami mengkonfirmasi aduan, curhatan dan keluh kesah masyarakat. Sehingga saya pun harus turun untuk melihat sendiri," katanya. 

Selama sidak, Andri mengintruksikan DLH untuk kembali mengambil sampel air sungai welang. Pengambilan sampel ini sebenarnya sudah pernah dilakukan bersama Tim Lab DLH Provinsi Jawa Timur, beberapa hari lalu. 

Namun tak ada salahnya apabila pengambilan sampel air sungai welang kembali dilakukan.

"Ini sebagai pembanding saja. Sembari kita menunggu hasil lab DLH Jatim dua minggu lagi," terangnya. 

Apabila hasil lab keluar, Andri menegaskan Pemkab Pasuruan akan menyampaikannya ke publik. Jikalau terbukti mencemari, maka pemberlakuan sanksi akan diberikan, sesuai dengan aturan yang berlaku. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Keberhasilan Pemkab Pasuruan Terapkan Manajemen Talenta Pertama di Jatim, Ditiru dan Diikuti Banyak Daerah

Langkah Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggunakan metode manajemen talenta dalam...

Article Image
Kumpulkan Camat, Kades dan Kasun di wilayah Rawan Kekeringan. Mas Rusdi Pastikan Masyarakat Tak Kesulitan Air Bersih

Persiapan menghadapi musim kemarau, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengumpulkan c...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Investasi di Kabupaten Pasuruan Harus Kondusif dan Berdampak Baik pada Lingkungan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan bahwa PT. Stasionkota Saranapermai belu...

Article Image
Halal Bihalal dan Pembinaan Pegawai, Wabup Shobih Ajak Seluruh Pegawai Dinas SDA, Bina Marga dan Bina Konstruksi Tingkatkan Etos Kerja

Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan...

Article Image
Hadiri Pengajian dan Sholawat HUT ke-45 SMAN 1 Bangil, Gus Shobih Beri Semangat Kepada Para Siswa dan Guru

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, SMA Negeri 1 Bangil meng...