Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sidak Sungai Welang. Pj Bupati Pasuruan : Baunya Sangat Tajam. Asumsi Saya Diduga Sungai Ini Tercemar

Gambar berita
28 Oktober 2023 (07:15)
Lingkungan
3042x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Untuk membuktikan benar tidaknya laporan warga tentang dugaan pencemaran sungai welang dari saluran pembuangan air limbah Pabrik Satoria, Pj Bupati Pasuruan melakukan sidak (inspeksi mendadak), Sabtu (28/10/2023).

Pria yang juga menjabat Kepala BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah) Provinsi Jawa Timur ini turun langsung ke sungai welang, dengan didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Tri Agus Budiharto; Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Heru Farianto serta Camat Kejayan dan Camat Wonorejo. 

Pantauan di lokasi, area sungai welang yang ditinjau masuk kawasan Desa Wrati, Kecamatan Kejayan dan Desa Pakijangan, Kecamatan Wonorejo.

Selama sidak, Andri tak luput untuk mencium bau yang keluar dari aliran sungai welang. Dan dengan tegas ia menyampaikan bahwa baunya sangat menyengat.

Dari hasil penciumannya, ia berasumsi bahwa ada kemungkinan dugaan pencemaran terhadap sungai welang.

"Ternyata baunya luar biasa menyengat. Asumsi saya ada kemungkinan dugaan pencemaran, karena baunya tajam sekali, kayak bau yang sangat busuk," ungkapnya. 

Dijelaskan Andri, tujuan ia menggelar sidak tak lain sebagai bagian dari konfirmasi sekaligus memenuhi permintaan warga yang meyakini sungai welang tercemar akibat limbah pabrik.

"Ini bagian dari kami mengkonfirmasi aduan, curhatan dan keluh kesah masyarakat. Sehingga saya pun harus turun untuk melihat sendiri," katanya. 

Selama sidak, Andri mengintruksikan DLH untuk kembali mengambil sampel air sungai welang. Pengambilan sampel ini sebenarnya sudah pernah dilakukan bersama Tim Lab DLH Provinsi Jawa Timur, beberapa hari lalu. 

Namun tak ada salahnya apabila pengambilan sampel air sungai welang kembali dilakukan.

"Ini sebagai pembanding saja. Sembari kita menunggu hasil lab DLH Jatim dua minggu lagi," terangnya. 

Apabila hasil lab keluar, Andri menegaskan Pemkab Pasuruan akan menyampaikannya ke publik. Jikalau terbukti mencemari, maka pemberlakuan sanksi akan diberikan, sesuai dengan aturan yang berlaku. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...

Article Image
Ajarkan Anak Jaga Kebersihan Gigi. BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Luncurkan Buku "Medi Si Gigi Putih"

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 di Kabu...

Article Image
Warga Pasuruan Patut Bangga, Sampah Bakal Diubah Jadi Listrik 10 Megawatt

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyatakan siap penuh mengikuti Program Tata Kelol...

Article Image
Gus Shobih Lantik Pengurus BAZNAS Kab. Pasuruan 2026–2031, Dorong Pengurus Lahirkan Program-Program yang Berdampak

Wakil Bupati Pasuruan resmi mengukuhkan kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (...