Untuk meningkatkan iklim usaha dan membangun ekosistem investasi, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mengoptimalkan ragam potensi daerah. Diantaranya dilakukan dengan mengeksplorasi produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang tersebar di 24 Kecamatan agar lebih berdaya saing dan semakin dikenal khalayak luas. Berikut, penerapan beragam kebijakan dalam rangka mengundang calon investor baru untuk berinvestasi di Kabupaten Pasuruan.
Kata Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur tersebut, kebijakan yang kian digencarkan selaras dengan komitmennya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan upaya pengendalian inflasi untuk mewujudkan pembangunan Kabupaten Pasuruan, maju dan penuh maslahat.
"Pemkab Pasuruan terus berupaya mengeksplorasi potensi yang kami miliki. Baik yang dilakukan melalui perluasan jejaring kerjasama dengan para stakeholders maupun promosi aneka produk UMKM. Juga dalam rangka membuka peluang investasi baru seluas-luasnya di awal tahun 2024," tuturnya dalam acara perbincangan gayeng yang dipandu oleh Ilham Dianta tersebut.
Disampaikan dalam acara talkshow "Airlangga Forum" yang digelar di lobby Graha Maslahat Komplek Perkantoran Kabupaten Pasuruan pada hari Selasa (23/1/2024), Pj. Bupati Andriyanto mengisyaratkan rasa optimisnya terhadap upaya massif Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam memaksimalkan segala potensi dan peluang investasi.
"Bagaimana memanfaatkan aset-aset dan segala potensi yang kita dimiliki untuk memberikan nilai tambah keekonomian. Nantinya akan dikembalikan lagi kepada masyarakat. Mudah-mudahan selama satu tahun ini selama menjabat sebagai Penjabat Bupati, saya bisa memberikan legacy, warisan nyata bagi peningkatan kesejahteraan di Kabupaten Pasuruan," tandasnya.
Ditambahkan Plt. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Tri Krisni Astuti Kabupaten Pasuruan, secara periodik pihaknya melakukan pembinaan dan pendampingan bagi pegiat UMKM. Tujuannya tidak lain untuk meningkatkan kualitas produknya. Dengan demikian secara branding lebih kompetitif dan tidak kalah dengan produk UMKM dari daerah lainnya.
"Kami terus memaksimalkan upaya promosi produk UMKM. Diantaranya dengan menggelar pameran di beberapa event eksibisi yang mengikutsertakan teman-teman pegiat ekonomi kreatif. Juga kami imbangi dengan memberikan pendampingan pengurusan ijin usaha dan kegiatan lainnya yang bersifat memberikan pembinaan kapasitas SDM," jelasnya dengan bersemangat.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad menjelaskan tentang upaya yang telah dioptimalkan dalam membuka peluang investasi baru. Diantaranya dengan intens melakukan kajian Investment Project Ready To Offer dan kegiatan promosi investasi seperti Investment Gathering serta One on One Meeting. Berikut, memaksimalkan pelayanan perizinan yang optimal melalui OSS dan Siap Maslahat juga pengoperasian Mall Pelayanan Publik.
"Kami juga terus mempertajam strategi promosi investasi untuk mendatangkan calon investor baru di Kabupaten Pasuruan dan menjembatani pegiat Usaha Mikro Kecil supaya mau bermitra dengan perusahaan yang lebih besar. Berikut, mempersiapkan Rencana Umum Penanaman Modal tahun 2025 sebagai pedoman arah kebijakan penanaman modal daerah," urainya.
Ditambahkannya, dalam interval waktu yang telah terjadwal, pihaknya juga bakal menyelenggarakan pameran potensi daerah sebagai media promosi investasi. Tidak hanya di skala regional saja, tetapi juga direncanakan akan diadakan di negara tetangga. (Eka Maria)
Komentar