Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Truk Muatan Tetes Tebu Terguling di Jalur Pasuruan-Malang

Gambar berita
13 September 2023 (17:33)
Umum
3177x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Jalur dari arah Pasuruan menuju Malang, tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan macet parah sampai sejauh 2 kilometer, Rabu (13/09/2023) siang.

Penyebabnya karena truk bermuatan tetes tebu terguling hingga membuat cairan tersebut tercecer di sepanjang jalan di sekitar lokasi kejadian. 

Dari pantauan di lapangan, tergulingnya truk tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Awalnya, truk kontainer bernopol L 8237 UK itu parkir di pinggir jalan raya, tepat di depan warung soto lombok. 

Truk tersebut dalam kondisi mogok, sementara sopirnya tengah makan di dalam warung soto.

Agus Riyanto (40), warga sekitar mengungkapkan, truk mendadak mundur sendiri. Sedangkan sang supir sepertinya meninggalkan kendaraan untuk makan siang. 

"Mendadak truknya mundur sendiri, posisi ditinggal sipirnya makan" ungkapnya.

Truk muatan tetes tebu itu pun mundur sejauh 100 meter. Truk baru berhenti setelah roda belakang terperosok gorong-gorong. 

Tak selesai sampai di situ, truk kontainer juga menabrak dua mobil dan sebuah rumah. Bak kontainer terlepas dan terguling hingga membuat muatan cairan tebu tetes tercecer di jalan.

Sementara itu, akibat kejadian tersebut, jalan Raya Pasuruan-Malang pun terjadi kemacetan panjang. 

Kepala Pos Purwosari Satlantas Polres Pasuruan, Harnadi mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan Jasamarga Tol Pandaan-Malang.

Beberapa menit pasca kejadian, langsung dikirim tangki air dari PMK Kabupaten Pasuruan untuk membersihkan tumpahan tetesnya.

"Yang terpenting tumpahannya dibersihkan dulu supaya tidak menganggu para pengendara, karena licin," singkatnya.

Untuk jalur pengendara, Satlantas memberlakukan rekayasa contraflow untuk mengalihkan arus. 

"Dan untuk sementara satu jalur bisa digunakan setelah dibersihkan. Untuk jalur kami gunakan rekayasa contra flow," terang Harnadi. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...