Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wabup Gus Shobih Isyaratkan Nelayan Berhak Hidup Bersih, Sehat dan Sejahtera Melalui BPJS Ketenagakerjaan

Gambar berita
23 April 2025 (22:29)
Pelayanan Publik
530x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Semua nelayan yang tersebar di wilayah Pesisir Kabupaten Pasuruan berhak hidup bersih, sehat dan sejahtera. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah hadir dan memberikan perhatian khusus dengan mendaftarkannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Meski hingga saat ini sudah ada 4.300 nelayan yang sudah terdaftar, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perikanan secara estafet mendaftarkan ribuan lainnya. Total ada sekitar 1.800 nelayan kecil yang saat ini didaftarkan sebagai peserta. Masing-masing tersebar di 5 kawasan garis pantai. Sebut saja di pesisir Nguling, Lekok, Rejoso, Grati, Kraton dan Bangil.

“Seluruh masyarakat yang menerima BPJS Ketenagakerjaan bagi Kelompok Nelayan di wilayah Nguling. Kami punya 33 program, diantaranya untuk melindungi masyarakat rentan. Ini salah satu bentuk keikutsertaan dan kehadiran Pemerintah Daerah untuk merealisasikan program kerja kami. Makanya Pemerintah Daerah memberikan perlindungan karena hal ini sudah dijamin UUD 1945,” ujarnya pada hari Rabu (23/4/2025).

Dalam agenda yang turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Yudha Triidya Sasongko dan jajaran Forkopimcam Nguling tersebut, Gus Shobih menyerahkan secara simbolis klaim Jaminan Kematian (JKM) dan Kartu Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada nelayan. Tujuannya tidak lain untuk memberikan perlindungan resiko kecelakaan kerja dan kematian bagi ke-1.800 nelayan selama 12 bulan.

“Ini semua untuk persiapan Panjenengan semua karena nelayan berhak hidup bersih, sehat dan sejahtera. Juga untuk memberikan perlindungan dalam aktivitas melaut. Oleh karenanya kami hadir dengan program BPJS Ketenagakerjaan,” tandasnya.

Menurutnya, BPJS Ketenagakerjaan berfokus kepada upaya perlindungan kepada nelayan kecil melalui perlindungan jaminan sosial. Baik jaminan sosial kecelakaan kerja maupun jaminan kematian.

“Kami berharap, ini adalah usaha kita bersama. Pemerintah dan Panjengan semuanya untuk memberikan perlindungan dari resiko melaut. Apalagi nelayan adalah matapencaharian yang beresiko,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Alfi Khasanah menyebutkan hingga sampai saat ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah memberikan bantuan iuran BPJS untuk nelayan sebanyak 4.300 orang dari 8.543 nelayan. Sehingga masih tersisa 4.243 nelayan yang belum tersentuh.

“Maka dari itu, pada tahun 2023 dan 2024 Pemkab Pasuruan telah memberikan bantuan iuran jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayah sejumlah 2.500 orang. Tahun ini, ada 1 800 nelayan lainnya yang juga kami daftarkan,” pungkasnya. (Eka Maria) 

   


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...