Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wabup Mujib Imron Minta Masyarakat Jaga Pancasila Sekuat-Kuatnya

Gambar berita
04 Agustus 2022 (12:41)
Nasionalisme
2839x Dilihat
0 Komentar
admin

Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) meminta seluruh masyarakat untuk menjaga Pancasila dengan sekuat-kuatnya.

Permintaan ini disampaikan Gus Mujib saat membuka Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Karakter Bangsa dan Bhinneka Tunggal Ika dan Sejarah Kebangsaan di Pendopo Kecamatan Bangil, Kamis (04/08/2022) siang.

Menurutnya, melalui Pancasila, keanekaragaman suku, budaya, dan agama di Indonesia bisa disatukan. Terlebih Indonesia merupakan satu-satunya negara di dunia yang tingkat keberagaman penduduknya paling banyak.

"Kita harus bersyukur karena Allah SWT memberikan karunia yang luar biasa kepada negara kita yakni Pancasila. Inilah yang harus kita jaga betul dengan sekuat-kuatnya," kata Gus Mujib.

Selain itu, kata dia, menjaga Pancasila salah satu bagian dari tindakan menjaga keutuhan Bangsa dan Negara Indonesia.

"Indonesia disatukan oleh Pancasila, sehingga kita harus jaga Pancasila demi keutuhan bangsa dan negara," katanya.

Gus Mujib menilai masih ada segelintir pihak yang ingin merubah Pancasila dengan mengatas namakan agama. Mereka adalah orang yang tidak pernah mengasah pikirannya dengan orang yang lain, tertutup dan jarang keluar atau tampil di hadapan publik. Sehingga tetap harus diwaspadai agar tak sampai melakukan hal yang dapat merongrong keutuhan bangsa.

"Ya adalah, pernik-perniknya yang mengarah pada upaya merusak persatuan dan kesatuan. Biasanya orang itu baru tampil, tak pernah keluar atau tampil di hadapan umum, tidak pernah mengasah pikiran satu dengan yang lain, tidak ikut ormas, sehingga mudah terpengaruh. Apalagi yang mensupplai orang besar dari luar negeri dengan membawa agama," tegasnya.

Di akhir sambutannya, Gus Mujib juga menghimbau kepada masyarakat agar semakin waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila.

"Pemerintah pasti  bertindak tegas terhadap organisasi-organisasi dan gerakan-gerakan yang Anti Pancasila, Anti-UUD 1945, Anti-NKRI, Anti-Bhinneka Tunggal Ika.

Sementara itu, dalam sosialisasi tersebut, beberapa pejabat dan alim ulama hadir. Seperti Gus Muafi, salah satu anggota DPRD Kabupaten Pasuruan; Kiyai Dofir, Kepala Bakesbangpol, serta Habib Zainal dari Ponpes Dalwa. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cari Solusi Konflik Agraria 10 Desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Mas Bupati Rusdi Beraudiensi Dengan DPR RI

Untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan agraria yang melibatkan 10 Des...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasurua...

Article Image
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan 2027, Wabup Gus Shobih Tekankan Penguatan Potensi dan Regulasi Investasi

Di awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memaksimalkan pembanguna...

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...