Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wabup Mujib Imron Minta Masyarakat Jaga Pancasila Sekuat-Kuatnya

Gambar berita
04 Agustus 2022 (12:41)
Nasionalisme
2983x Dilihat
0 Komentar
admin

Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) meminta seluruh masyarakat untuk menjaga Pancasila dengan sekuat-kuatnya.

Permintaan ini disampaikan Gus Mujib saat membuka Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Karakter Bangsa dan Bhinneka Tunggal Ika dan Sejarah Kebangsaan di Pendopo Kecamatan Bangil, Kamis (04/08/2022) siang.

Menurutnya, melalui Pancasila, keanekaragaman suku, budaya, dan agama di Indonesia bisa disatukan. Terlebih Indonesia merupakan satu-satunya negara di dunia yang tingkat keberagaman penduduknya paling banyak.

"Kita harus bersyukur karena Allah SWT memberikan karunia yang luar biasa kepada negara kita yakni Pancasila. Inilah yang harus kita jaga betul dengan sekuat-kuatnya," kata Gus Mujib.

Selain itu, kata dia, menjaga Pancasila salah satu bagian dari tindakan menjaga keutuhan Bangsa dan Negara Indonesia.

"Indonesia disatukan oleh Pancasila, sehingga kita harus jaga Pancasila demi keutuhan bangsa dan negara," katanya.

Gus Mujib menilai masih ada segelintir pihak yang ingin merubah Pancasila dengan mengatas namakan agama. Mereka adalah orang yang tidak pernah mengasah pikirannya dengan orang yang lain, tertutup dan jarang keluar atau tampil di hadapan publik. Sehingga tetap harus diwaspadai agar tak sampai melakukan hal yang dapat merongrong keutuhan bangsa.

"Ya adalah, pernik-perniknya yang mengarah pada upaya merusak persatuan dan kesatuan. Biasanya orang itu baru tampil, tak pernah keluar atau tampil di hadapan umum, tidak pernah mengasah pikiran satu dengan yang lain, tidak ikut ormas, sehingga mudah terpengaruh. Apalagi yang mensupplai orang besar dari luar negeri dengan membawa agama," tegasnya.

Di akhir sambutannya, Gus Mujib juga menghimbau kepada masyarakat agar semakin waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila.

"Pemerintah pasti  bertindak tegas terhadap organisasi-organisasi dan gerakan-gerakan yang Anti Pancasila, Anti-UUD 1945, Anti-NKRI, Anti-Bhinneka Tunggal Ika.

Sementara itu, dalam sosialisasi tersebut, beberapa pejabat dan alim ulama hadir. Seperti Gus Muafi, salah satu anggota DPRD Kabupaten Pasuruan; Kiyai Dofir, Kepala Bakesbangpol, serta Habib Zainal dari Ponpes Dalwa. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wabup Gus Shobih Serahkan Salinan Penetapan Pengangkatan Wali 22 Anak Yayasan Metal Muslim Al Hidayah

Sebanyak 22 anak binaan Yayasan Metal Muslim Al Hidayah di Rejoso, Kabupaten Pas...

Article Image
Tekan Inflasi dan Dorong UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Festival Pasar Murah di Nguling

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Peri...

Article Image
Jemput Bola. Kantor Imigrasi Pasuruan Buka Layanan Paspor di CFD Pandaan

Layanan kepengurusan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan kini t...

Article Image
Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia 2026. Mas Rusdi - Gus Shobih Bagikan Sepeda Gunung dan 1 Ekor Kambing

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Nonton Bareng (Nobar) Semifinal Piala Du...

Article Image
Kejurnas Finswimming Piala Bupati Badung Open 2026. Kabupaten Pasuruan Raih Juara Umum II

Kontingen Pengkab Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten P...