Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wabup Mujib Imron Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Gambar berita
01 Oktober 2019 (11:34)
Pemerintahan
3195x Dilihat
0 Komentar
admin

Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Upacara, di Alun-Alun Bangil, Selasa (01/10/2019) pagi.

Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sedangkan upacara sendiri dipimpin oleh Danramil Nongkojajar, Kapten Czi Slamet Nurhadi dan Perwira Upacara dipercayakan kepada Danramil Lumbang, Kapten Adil.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan didapuk sebagai Pembaca Ikrar, serta Zamruddin Agung Prabowo, salah seorang staf Pemkab Pasuruan yang menjadi Pembaca Teks Pembukaan UUD 1945.

Sedangkan para peserta upacara terdiri dari 1 SST Kodim 0819 Pasuruan, Yonkav 8/2 Kostrad, Puslatpur Marinir, Polres Pasuruan, Satpol PP, Linmas, Korpri, hingga Pelajar SMA/SMK/MA dan 1 unit Korps Musik Pemkab Pasuruan.

Peringatan hari kesaktian Pancasila pada 1 Oktober tahun ini mengambil tema "Pancasila sebagai Dasar Penguatan Karakter Bangsa Menuju Indonesia Maju dan Bahagia”.  Menurut Wabup Mujib, Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dimaknai sebagai upaya untuk memperkokoh peran Pancasila sebagai dasar Negara serta ideologi bangsa.

“Pancasila memiliki peran penting sebagai pondasi dasar Negara Indonesia untuk mengatur penyelenggaraan ketatanegaraan yang meliputi politik, ekonomi, sosial budaya, dan keamanan,” katanya.

Tak hanya itu saja, pria yang akrab disapa Gus Mujib itu menegaskan bahwa momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi salah satu saat yang tepat bagi generasi pemuda, untuk merefleksikan tentang pemaknaan nilai-nilai dan kesaktian Pancasila. Nilai-nilai itulah yang kemudian harus dimaknai sebagai sumber kekuatan dan energi untuk membangun kembali jati diri bangsa, utamanya dengan melakukan perubahan yang lebih baik.

“Pancasila tidak akan sakti dengan sendirinya.Kita harus berjuang menjadikan Pancasila sakti. Yaitu Pancasila yang hidup dalam kenyataan. Kesaktian Pancasila harus dimaknai sebagai tuntutan bagi negara dan warganya untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila itu sendiri,” tegasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...